1. Beranda
  2. Artikel
  3. Berita Kampus
  4. Architecture Fair (AFAIR) 2020 | Pameran Karya Mahasiswa Arsitektur UI berkolaborasi dengan APTARI dan Galeri Nasional Indonesia

Kategori

Architecture Fair (AFAIR) 2020 | Pameran Karya Mahasiswa Arsitektur UI berkolaborasi dengan APTARI dan Galeri Nasional Indonesia

Architecture Fair (AFAIR) 2020 | Pameran Karya Mahasiswa Arsitektur UI berkolaborasi dengan APTARI dan Galeri Nasional Indonesia

Rating: 1 - out of 5stars
05 Februari 2020 0 Komentar
Penulis:

(Press Release) Jakarta, 23 Januari 2020–Galeri Nasional Indonesia berkolaborasi dengan Universitas Indonesia dalam acara AFAIR (Architecture Fair) 2020, program edukasi biennale meliputi sayembara, diskusi, workshop, serta pameran yang menampilkan karya mahasiswa Departemen Arsitektur UI yang bekerjasama dengan APTARI (Asosiasi Pendidikan Tinggi Arsitektur Indonesia).

AFAIR 2020 akan digelar pada 28 Januari – 9 Februari 2020 di Galeri Nasional Indonesia, tepatnya di Gedung C dan dikurasi oleh Prof. Yandi Andri Yatmo. ST, M.Arch, Ph.D.,. AFAIR 2020 menampilkan 101 karya mahasiswa arsitektur dari 62 universitas di Indonesia bersama dengan karya dari mahasiswa Departemen Arsitektur UI untuk merefleksikan kembali peran arsitektur terhadap situasi dan tantangan yang tengah ada.

Tahun ini AFAIR 2020 mengusung tema “Us Within Us Withoutsebagai upaya memosisikan kembali keberadaan dan peran arsitektur dalam konteks lingkungan dan keseharian manusia.

Tema besar AFAIR 2020 mengangkat dua kondisi; “Us Within Architecture” dan “Us Without Architecture”, untuk mempertanyakan kembali pemahaman kita akan arsitektur, bagaimana arsitektur tidak hanya memiliki peran dalam keseharian manusia sebagai pengguna, namun juga memiliki dampak terhadap keterhubungan kita dengan lingkungan sekitar.

AFAIR 2020 mengajak perubahan cara berpikir arsitektur yang selama ini berorientasi pada “saya” sebagai manusia yang harus terpenuhi kebutuhannya, menjadi “kita” sebagai jejaring ekologi dan budaya yang lebih luas yang perlu senantiasa dijaga keseimbangannya.

AFAIR 2020 berupaya menjadi wadah diskursus berbagai pengetahuan terkait estetika, materialitas, tektonik, budaya, teknologi, dan ekologi melalui serangkaian kegiatan pameran serta diskusi. Keberadaan AFAIR 2020 diharapkan dapat mengedukasi masyarakat mengenai pendidikan arsitektur yang ada di Indonesia serta mendorong reorientasi kurikulum kepada tujuan arsitektur yang lebih bermakna.

AFAIR 2020 juga berupaya mengajak masyarakat untuk lebih membuka mata terhadap isu-isu yang sedang terjadi di sekitar kita seperti perubahan iklim, permasalahan ekologis, lokalitas dan materialitas, serta permasalahan dalam masyarakat, komunitas, maupun individu, serta pentingnya merespon isu-isu tersebtu dalam rangka mencapai lingkungan kehidupan yang lebih baik. 

Tak hanya menampilkan karya dalam bentuk maket, instalasi, dan display visual (diagram, foto, teks, video, dll), AFAIR 2020 juga akan menyelenggarakan presentasi karya mahasiswa arsitektur seluruh Indonesia serta kelas diskusi terbuka untuk umum.

Kelas diskusi dengan pembicara dari praktisi dan akademisi yakni Andi Subagio, Alvar Mensana, Achmad Hery Fuad, Achmad Noerzaman, Eko Prawoto, Kemas Ridwan Kurniawan, Buki Sosiawan, akan membahas tentang perubahan iklim, lokalitas arsitektur dan material, serta permasalahan urban.

Pada main-event AFAIR 2020 juga akan diadakan puncak dari sayembara AFAIR 2020 untuk mahasiswa arsitektur, arsitektur interior dan desain interior bertajuk “Urban Detox” yang telah selesai diseleksi pada 17 Januari 2020 lalu. Puncak sayembara berupa presentasi 3 karya terbaik serta penyerahan plakat kepada pemenang. 

Berikut jadwal acara AFAIR 2020:

No. Tanggal Acara
1. 28 Januari 2020 Acara Pembukaan, pukul 19.00 WIB di Gedung Serbaguna Galeri Nasional Indonesia
2. 29 Januari 2020
  • Diskusi terbuka: “Climate Change: Mother Nature’s Cry for Help” dengan pembicara Andi Subagio (SASO Architects dan pemenang LAFARGEHOLCIM Next Generation Award 2019) pukul 10.00 – 12.00 WIB di Gedung C Galeri Nasional Indonesia
  • Presentasi Mahasiswa bertema “Ecology” pukul 13.00 – 14.30 WIB di Gedung C Galeri Nasional Indonesia
3. 30 Januari 2020 Presentasi Mahasiswa bertema “Lifestyle and Living” pukul 10.00 – 13.00 WIB di Gedung C Galeri Nasional Indonesia
4. 31 Januari 2020 Presentasi Mahasiswa bertema “Science and Well-being” pukul 10.00 – 13.00 WIB di Gedung C Galeri Nasional Indonesia
5. 1 Februari 2020
  • Presentasi Mahasiswa Pemenang Sayembara Urban Detox (Juara 1, 2, dan 3) pukul 10.00 – 13.00 WIB di Gedung C Galeri Nasional Indonesia
  • Diskusi terbuka: “Urban: Is Indonesia Ready for Your Design?” dengan pembicara Ir. H. Achmad Noerzaman, MM. IAI (President Director PT. Arkonin) dan Dr. Ir. Achmad Hery Fuad, M. Eng (Director Lembaga Teknologi Fakultas Teknik Universitas Indonesia) pukul 10.00 – 13.00 WIB di Gedung C Galeri Nasional Indonesia

*acara berlangsung bersamaan

6. 2 Februari 2020 Presentasi Mahasiswa bertema “Lifestyle and Living” pukul 10.00 – 13.00 WIB di Gedung C Galeri Nasional Indonesia
7. 3 Februari 2020 Presentasi Mahasiswa bertema “Locality” pukul 10.00 – 13.00 WIB di Gedung C Galeri Nasional Indonesia
8. 4 Februari 2020 Presentasi Mahasiswa bertema “Creative” pukul 10.00 – 13.00 WIB di Gedung C Galeri Nasional Indonesia
9. 8 Februari 2020 Diskusi terbuka: “Locality and Lost of Identity: Extension of Design Language through Materiality” dengan pembicara Ir. Eko Prawoto, M.Arch (Praktisi Arsitek) dan Buki Sosiawan , pukul 10.00 – 13.00 WIB di Gedung C Galeri Nasional Indonesia

 

Berikut daftar peserta dari universitas dan institusi yang tergabung dalam Asosiasi Pendidikan Tinggi Arsitektur Indonesia (APTARI) yang lolos kurasi karya untuk dipamerkan:

 

No Univ Asal Universitas No Peserta Nama Peserta Judul
1 Universitas Katolik Parahyangan 1 Y. Edward Leonardo S Bandung Museum of City Development History
2 Rionaldi Alley-Spirit of Immersion: Bandung Center of Heritage
2 Universitas Kristen Duta Wacana (UKDW) 3 Eva Angelina Mintoro Pengembangan Pelabuhan Tha Chalom, Thailand dengan Pendekatan Arsitektur Fenomenologi
4 Elvin Janitra Tha Chalom In-Between Promenade Walk
3 Universitas Bandar Lampung 5 Satrio Agung Perwira Moji is Less
4 UIN Maulana Malik Ibrahim Malang 6 Galih Mochammad Arifin Rosyid Malang Hidro-tech Islamic Centre
5 Institut Teknologi Indonesia 7 Desi Ami Nuari Jihan Transit Hub
8 Panji Nurfiqi Supernova (World of Astronomy)
9 Dang Sukma Rahmani Artpreneur Centre
10 Imadur Rozan Sylvano The Floating Leaves, Museum of Agriculture
6 Universitas Atma Jaya
Yogyakarta
11 Daniel Tjandra Wibowo Museum Chairil Anwar
12 Galuh Abizar Lukmana Shopping & Dining Center di Kawasan Pariiwisata The Mandalika Lombok
13 I Wayan Dita Putra Wirawan Education Building “Catur Gotro Tunggal”
7 Universitas Mercu Buana Jakarta 14 Muh. Fajar Pratama Archipelago Art Cultural Centre (AACC)
8 UNTAG Semarang 15 Muhammad Fahmi Syarofi Alfa X
16 Mohammad Hilman Fauzi Paud Holistik Integratif
9 Universitas Sebelas Maret 17 Muhamad Hanif Dwiputra Sentra Lokakarya dan Taman Evokatif di Wonosobo
18 Pandu Nazarrusadi Waste Recovery Center: Kawasan Pengelolaan Sampah di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Sampah Puteri Cempo Surakarta
10 Universitas Pelita Bangsa 19 Esti Kusuma Perancangan Wong Kito Galo Culture Center Sumatra Selatan
11 Universitas Sains Al-Quran Wonosobo 20 Ahmad Riandi Wonosobo Exhibition Center
21 Ari Romadhon Perencanaan Taman Wisata Kuliner dan Oleh-Oleh Khas Wonosobo
12 Universitas Sriwijaya 22 Darwin Setiawan Husin Desain Pusat Pengembangan Cagar Budaya Kota Palembang pada Bangunan Cagar Budaya Jacobson
23 Andriyansyah Muhammad Ramadhan Pusat Seni dan Kerajinan Angklung Bogor
13 Universitas Kebangsaan 24 Ari Rusmana Pengembangan Observatorium Boscha
14 Universitas Indo Global Mandiri Palembang 25 Muhamad Herman Felani Perancangan Taman Budaya Indonesia
15 Universitas Amikom Yogyakarta 26 Mutasim Fadluloh Rusun Maguwoharjo
27 Zultan Faizal Mix Used Building (Eureka Spot)
16 Universitas Budi Luhur 28 Anthony Sistyo Farhan FFF
29 Deni Basuki Kurniawan Royal Cruise Mall
17 Universitas Gadjah Mada 30 Mufidatun Khoiriyah Community Center di Sragen dengan Teori Self Determination
31 Amanda Pragita Setyaningrum Dusun Bakalan Memorial Park
18 Universitas Pembangunan Jaya 32 Ade Aji Prasetyo Haji Nawi Tower
33 Arif Ramadhan Green Integrated Campus – Fatmawati
19 Universitas Muhammadiyah Surakarta 34 Yusuf Muhammad Faishal Perencanaan Pengembangan Kawasan Shopping Street Singosaren
35 Arowiga Karera Sentra Tani Nusantara
20 Universitas Udayana 36 Putu David Taruna Biophilic Housing di Kuta Madalika, Lombok Tengah
37 Adi Putranegara Baas: Balai Konservasi Padi
21 Institut Teknologi Nasional Malang 38 Ilham Bayu Dwi Pamungkas Savana Shopping Center & Apartment
39 Shella Rafsanjani Kajoe Tangan Communal Office
22 Universitas Langlangbuana Bandung 40 Ajeng Hasnaa Isnaeni Fawaz Zen Eco Resort Hotel
23 Universitas Negeri Semarang (UNNES) 41 Afis Yudha Maulana Sanggar Kesenian Wayang Kulit di Manyaran Wonogiri dengan Pendekatan Arsitektur Local Wisdom
42 Anis Luthfiyanto Desain Gallery Contemporary Arts di Salatiga dengan Pendekatan Desain Urban Contemporary
24 Universitas Brawijaya 43 Gabira Prakhasa Harianto Museum Geopark Toba
25 Universitas Muhammadiyah Jakarta 44 Ridha Faishal The Geometric
45 Friendly Smooth Office
26 Universitas Gunadarma 46 Daniel Akwila Siahaan Pengembangan Pasar Rakyat Cengkareng
47 Ferizka Padmashinta Integrated Public Friendly Office – “SIMA-CFI” Office Tower Jakarta
27 UPN Veteran Jawa Timur 48 Febri Aji Prasetyo Biophilic Rental Office and Co Space
49 Elfira Kusuma Wardani Panti Werda Fisioterapi dengan Pendekatan Biophilic Design di Kota Batu
28 Universitas Krisnadwipayana Jakarta 50 Annisa Zuriama Perancangan Mix Used dengan Pendekatan TOD
29 Universitas Pancasila 51 Bintang Sepkoja Putra Hotel Bawah Laut di Kepulauan Seribu
30 Universitas Indraprasta (UNINDRA) PGRI Jakarta 52 Rifki Fauzian Gojek Headquarter
31 Universitas Aisyiyah Yogyakarta 53 Baharudin yusuf Subagya Puskesmas Ngampilan
54 Wisnu Sujarwo Dental Clinic
32 Universitas Ciputra 55 Sandra Ayu Permatasari Gunawan Intuisi Studio Office
56 Evan Junior Gunawan Resort Tretes – Bring Connectivity of Nature to you
33 Universitas Trisakti 57 Muhammad Raffy Prawira Putra The Balai Village
58 Junovan Muhammad Lighthouse SOHO
34 Universitas Multimedia Nusantara 59 Stephanie Vania Mixed-use Politechnic Multimedia Nusantara
60 Charles Himawan Mid House
35 Universitas Muhammadiyah Banjarmasin 61 Najmi Saqief X-Law House
36 UNTAG Samarinda 62 Dini Aqmarani Mauliditha Arli Kawasa Cagar Budaya Masjid Shirathal Mustaqiem di Samarinda dengan Penekanan Arsitektur Lansekap
37 ITENAS Bandung 63 Samsuri Nusantara University (Mixed Used Building)
64 M. Rizky Alfian Bosco Grand Mall
38 Universitas Islam Indonesia 65 Abdul Razzak Maguwo Craftscape Railway Station
66 Mutia Amelia F. Revitalization of Dondongan Housing : vernacular architecture approach for social and cultural interaction
39 Universitas Podomoro 67 Dennis Owen Excitation Urban Farm
68 Claudia A Santa – Lifestyle hub market
40 Universitas Muhammadiyah Kendari 69 Fadel Muhammad Rental Office & Exhibition Hall
41 Universitas Halu Oleo 70 La Ode Muhamad Agus Pasar Rakyat
42 Universitas Widya Mataram Yogyakarta 71 Suyud Anggih Permana Perencanaan & Perancangan Cit Hotel di Kawasan Stasiun Tugu Yogyakarta (Arsitektur Bioklimatik)
43 Sekolah Tinggi Arsitektur YKPN Yogyakarta 72 Febri Liansyah Youth Hotel Maguwoharjo
73 Rizal Maulana Hanafi Youth Hostel
44 Universitas Ngurah Rai 74 I Wayan Eka Darma Yuda Pusat Kuliner Tradisional khas Bali di Kabupaten Gianyar
45 Universitas Jayabaya 75 Aldes Masendi Stadion paricara Dharma
76 Rahmi Ramadhan Desain Kampus A Universitas Jayabaya
46 Universitas Merdeka Malang 77 Arya Ardiana Bantarangin Culture Art Museum
78 Rudi Ristiawan Blitar Creative Center
47 Universitas Tadulako 79 Haris Pusat Pemulihan Trauma Anak di Palu
48 Universitas Tunas Pembangunan Surakarta 80 Andre Qashmal Rafiqi (ketua), Aris Tri Haryono, Adhitya Budi Utomo, DImas Arya Putranto Masjid Terapung Al-Mutaáali
49 Universitas Pelita Harapan 81 Ellisa Utomo Visual Perception Study Crematorium Typology
82 Lim Jason house 60
50 Universitas Diponegoro 83 Muhamad SaeIlham Trihatono s’Office @AlamSutera
84 Elgin Valiant Woga S5 Office
51 Universitas Katolik Soegijapranata 85 Dominikus Hermawan Adiguna Oceanirium Laut Karimunjawa
86 Daniel Jansen Harianto Semarang Creative Centre
52 Universitas Tarumanegara 87 Archie Trison Tsphere 002 (Reconstructing The Image of Habitation by Responding Tsunami Disaster)
88 Vania Veeska Ancestry of Woods
89 Natasha Ground Zero
53 Universitas Bina Nusantara 90 Reza Aprilia, Taweksaka Ilyas, Raden Nindya Redevelopment Pekojan
91 Ardhio Dafa Daniswara Rumah Tangga
54 Universitas Tanjungpura 92 Aulia Maulani Pusat Pengembangan Startup
93 Rijaluddin Arsitektur Tradisional Etnis Dayak
55 Universitas Pendidikan Indonesia 94 Sultan Yazid Auditorium: Van Preanger
56 ITSB Cikarang 95 Muhammad Irfansyah Eco-Tech Institute (Green Campus)
96 Ahmad Bustomi Boarding School
57 Universitas Indonesia 97 Khalda Fadhilah, Nisrina Dewi Salsabila, Zafira Mojiko Kelpo
98 Kanza Re.Journey.Vation
58 Institut Teknologi Sepuluh November 99 Muhammad Ihsan Menara masyarakat
100 M. Iqbal Dancing Nature, Sentra Pasar Ikan Kayoon
59 Institut Teknologi Bandung 101 Farhan Qalbain Cibadak Quartz
102 Kahfi Aziz Abdillah Cibadak One
60 Universitas Syiah Kuala 103 Mujibatur Rahmi Musical Instrument Museum Aceh
61 Universitas Katolik Widya Mandira 104 Anthony A. Sogen Bank and Rental Office
62 Universitas Khairun 105 Harman La Banda Perancangan Bangunan Mix Used Dengan Pendekatan Arsitektur Post Modern

 

dan beberapa karya lainnya yang terdiri dari display 2D dan maket 3D, serta beberapa hasil karya mahasiswa.

 

Untuk informasi lebih lanjut hubungi:

Mirta Khairunnisa (Director of Public Relations AFAIR 2020)

081385961034

humasafair2020@gmail.com

http://afairui2020.com

Instagram: afairui

Twitter: @afairui

LINE Account: bit.ly/afairui

Event Afair UI 2020 Us Within Us Without

KURATORIAL

Oleh:
Prof. Yandi Andri Yatmo, S.T., M.Arch., Ph.D.
Kurator AFAIR 2020

 

Us Within, Us Without

What is Architecture for?

AFAIR 2020 is an attempt to reposition our architecture within the current challenges and situations. Architecture has long been known as a practice with the intention to cater to the needs of human. But now it is time to shift the way we think of architecture and to redefine the purpose of our architecture. It is time to shift the perspective, from thinking about human as “I” with needs, goals, and desires, to think the whole environmental and cultural network as “us” whereby together we seek the balance of our world.

 

Architecture should play a critical role in responding to complex environmental and societal challenges. Architecture needs to be reprogrammed in order to create more responsible and appropriate intervention within the existing ecological network, the diversity of culture, the peculiarity of everydayness, and the uniqueness of our society. AFAIR 2020 displays various ways of how architecture could play an active role in responding to a wide range of issues and creating a better environment for all.

 

Architectural education also needs curriculum reorientation, in which knowledge on aesthetics, materiality, tectonics, culture, technology, and ecology are directed toward the more important purposes of architecture. Selected works by students from different regions of Indonesia portray the possibilities of how architecture could be more critical and responsible. AFAIR 2020 states the urgency to create more meaningful architecture for our better world.

 

Yandi Andri Yatmo

Curator

 

Us Within, Us Without

Mengapa Berarsitektur?

AFAIR 2020 merupakan sebuah upaya reposisi terhadap arsitektur kita di tengah situasi dan tantangan yang ada pada saat ini. Selama ini arsitektur dikenal sebagai sebuah bentuk praktik yang bertujuan untuk memenuhi kebutuhan manusia. Namun sudah waktunya kita mengubah cara berpikir tentang arsitektur dan mendefinisikan kembali tujuan kita berarsitektur. Kini saatnya untuk mengubah cara pandang, dari berpikir tentang manusia sebagai “saya” yang memiliki kebutuhan, tujuan, dan keinginan, menjadi berpikir tentang keseluruhan jejaring ekologi dan budaya sebagai “kita” yang bersama-sama mengupayakan keseimbangan di dunia yang kita tempati ini. 

 

Arsitektur seharusnya mampu menjalankan peran penting dalam merespons berbagai tantangan yang kompleks terkait lingkungan dan masyarakat. Pemrograman kembali arsitektur menjadi penting untuk dapat menghasilkan bentuk intervensi yang tepat dan bertanggung jawab di antara jejaring ekologi yang ada, keragaman budaya, karakteristik dari keseharian serta keunikan dari masyarakat kita. AFAIR 2020 menampilkan berbagai peran arsitektur dalam merespons beragam isu dan mengupayakan lingkungan yang lebih baik untuk semua. 

 

Pendidikan arsitektur dituntut untuk melakukan reorientasi kurikulum, agar pengetahuan estetika, materialitas, tektonik, budaya, teknologi, dan ekologi diarahkan kepada tujuan arsitektur yang lebih bermakna. Karya-karya pilihan dari mahasiswa arsitektur dari berbagai wilayah di Indonesia menggambarkan berbagai kemungkinan berarsitektur secara lebih kritis dan bertanggung jawab. AFAIR 2020 menunjukkan urgensi untuk mengupayakan arsitektur yang lebih bermakna dalam rangka menciptakan dunia yang lebih baik. 

 

Yandi Andri Yatmo

Kurator


Disclaimer: Artikel di atas merupakan artikel kontribusi dari pihak panitia event sehingga Ayokuliah.id tidak bertanggung jawab untuk sebagian atau keseluruhan isi artikel.
Submit your review
1
2
3
4
5
Submit
     
Cancel

Create your own review

Average rating:  
 0 reviews
Loading...
linecolor

    






Artikel Terkait