1. Beranda
  2. Artikel
  3. Berita Kampus
  4. Cara Unika Atma Jaya Hindari Perpeloncoan Saat Ospek

Kategori

Cara Unika Atma Jaya Hindari Perpeloncoan Saat Ospek

Cara Unika Atma Jaya Hindari Perpeloncoan Saat Ospek

Rating: 1 - out of 5stars
05 Agustus 2016 0 Komentar
Penulis:

Masa Orientasi dan Pengenalan Kampus (ospek) merupakan salah satu kegiatan cukup penting yang harus dilalui. Kenapa? Karena kegiatan ini dapat memperluas wawasan maba terhadap kampus, dimana nantinya selama kurang lebih tiga tahun kedepan akan dijajaki. Selain itu, dalam kegiatan ini dapat menambah jalinan pertemanan antara maba satu dengan maba lainnya.

Namun, sayangnya kegiatan yang seharusnya mendidik ini sering disalahgunakan oleh oknum senior yang melakukan perpeloncoan. Ada yang menyiksa secara fisik, hingga menguras kantong untuk sekedar membeli barang ini itu yang dirasa kurang perlu. Tak sedikit pula, korban jiwa berjatuhan saat orientasi berlangsung.

Oleh karenanya, saat ini pihak kampus harus ekstra ikut serta menjaga agar masa orientasi lebih bermanfaat. Seperti yang dilakukan oleh salah satu kampus swasta, Unika Atma Jaya.

Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan Unika Atma Jaya, Kristianto Halomoan, mengatakan kegiatan ospek merupakan tanggung jawab universitas. Sehingga, pengawasan harus dilakukan meski turut melibatkan mahasiswa.

Dilansir dari laman Okezone, “Kegiatan ospek di Unika Atma Jaya dipegang oleh kampus. Memang ada keterlibatan mahasiswa dan BEM, tetapi dalam hal pelaksanaan teknis,” tutur Kristianto.

USU Wajibkan Camaba Bawa Surat Bebas Narkoba

Untuk mencegah tindak perpeloncoan, pihaknya juga melakukan simulasi proposal. Sehingga jika ada kegiatan di luar kampus perlu dilihat kontennya seperti apa. Jangan sampai menimbulkan kontak fisik yang bernuansa kekerasan.

“Bentuknya monitoring. Setelah ospek universitas nanti mereka ikut pengenalan lagi di tingkat fakultas. Kegiatan itu diawasi oleh dekan,” sebutnya. Melibatkan mahasiswa senior, ucap dia, dilakukan lantaran mereka lebih mudah bergerak selama kegiatan. Selain itu, dinilai lebih dapat mengenal dan berbaur dengan para mahasiswa baru.

“Dalam melaksanakan ospek kami berangkat dari apa yang ditentukan Kemristekdikti, seperti perbedaan kelas dan apa itu SKS, sistem akademis, wawasan kebangsaan, penanaman antinarkotika, kehidupan kampus yang sehat, juga cara menghadapi tantangan ke depan dengan prodi yang mereka pilih,” tambahnya.

Unika Atma Jaya pun telah melakukan kegiatan ospek untuk lebih dari 1.800 mahasiswa baru selama tiga hari. Di hari pertama dan kedua, para mahasiswa baru akan mendapat pelatihan mengenai nilai-nilai kampus. Sedangkan di hari terakhir mereka akan mengikuti pengenalan unit kegiatan mahasiswa (UKM). Kegiatan berjalan dengan baik tanpa adanya perpeloncoan.

Submit your review
1
2
3
4
5
Submit
     
Cancel

Create your own review

linecolor

    






Artikel Terkait