1. Beranda
  2. Artikel
  3. Berita Kampus
  4. Ibu Ini Kisahkan Dirinya Terjebak Calo PMB Unhas

Kategori

Ibu Ini Kisahkan Dirinya Terjebak Calo PMB Unhas

Ibu Ini Kisahkan Dirinya Terjebak Calo PMB Unhas

Rating: 1 - out of 5stars
20 Desember 2016 0 Komentar
Penulis:

Dunia penerimaan mahasiswa baru (PMB) dari tahun ke tahun tak pernah lepas dari berita Calo Penerimaan Mahasiswa Baru. Seperti yang dikisahkan oleh Nurjannah, seorang pegawai Dinas Pendidikan Kota Palopo, Sulsel yang harus mendekam di penjara karena kedapatan menggunakan calo untuk memasukkan anaknya ke Fakultas Kedokteran Unhas.

Kisahnya bermula ketika ia berkenalan dengan Dr. Rahman. Dari Dr. Rahman, ia dikenalkan dengan orang dalam Unhas termasuk panitia penerimaan mahasiswa barunya. Meski ia ditangkap karena diduga terlibat dalam kasus percaloan ini, tetapi Nurjannah juga seorang korban.

Nurjannah pada awalnya hanya berniat mengurus pendaftaran anaknya, Ananda agar bisa masuk ke Fakultas Kedokteran Unhas. Saat mengurus tersebut, Nurjannah bertemu dengan seorang ibu rumah tangga bernama Suryana yang juga meminta tolong agar anaknya yang bernama Aqila bisa dibantu untuk masuk ke Fakultas yang sama.

Baca juga: Wisuda Abal-Abal di Universitas Terbuka Coreng Pendidikan Indonesia

Dari Dr. Rahman, Nurjannah berkenalan dengan Rahmatia, yang kemudian dari Rahmatia Nurjannah berkenalan dengan Daud alias DA. DA kemudian meminta uang kepada Suryana dan Nurjannah. Penyerahan uang dilakukan oleh Suryana beserta Aqila, di sebuah kafe di Makassar. Uang sejumlah 180 juta tersebut diserahkan kepada DA dengan kesaksian Rahmatia.

Sebelumnya, Nurjannah diberitakan turut membantu Rahmatia yang merupakan staf kearsipan Unhas untuk mencari orang tua yang anaknya ingin masuk ke Fakultas Kedokteran. Ketika para orang tua ini sudah menyetor uang, Rahmatia membuat SK (Surat Keputusan) terkait penetapan mahasiswa baru.

Para orangtua dan anaknya kemudian diminta berkumpul di Baruga Pettarani Unhas Makassar. Namun, setelah dikumpulkan ternyata tidak ada aktivitas apa-apa di sana. Birokrat Unhas kemudian menghampiri mereka dan menjelaskan bahwa tidak ada penerimaan mahasiswa baru melalui jalur tersebut.

Salah seorang orangtua berinisial S yang juga ikut berkumpul di sana kemudian melaporkan kejadian ini ke polsek Tamanlarea Makassar. Selanjutnya, Rahmatiah ditangkap oleh Mapolsek Tamanlarea Makassar bersama Nurjannah. Rektor Unhas Prof Dwia Aries Tina kemudian mengusulkan pemecatan Rahmatiah ke Kemenpan RB.

Submit your review
1
2
3
4
5
Submit
     
Cancel

Create your own review

linecolor

    






Artikel Terkait