1. Beranda
  2. Artikel
  3. Berita Kampus
  4. Jokowi Dorong Undip Punya Jurusan Toko Online Hingga Meme

Kategori

Jokowi Dorong Undip Punya Jurusan Toko Online Hingga Meme

Jokowi Dorong Undip Punya Jurusan Toko Online Hingga Meme

Rating: 1 - out of 5stars
18 Oktober 2017 0 Komentar
Penulis:

Dalam rangka perayaan Dies Natalis Universitas Diponegoro ke-60, Selasa (17/10), Presiden Joko Widodo mengingatkan kembali agar perguruan tinggi di tanah air memiliki jurusan-jurusan, yang berhubungan dengan teknologi yang sedang berkembang saat ini. Dalam sambutannya, Jokowi mendorong Undip membuka jurusan toko online hingga meme.

Turut hadir dalam acara ini yakni Rektor Universitas Diponegoro Prof.DR. Yas Johan Utama serta sekitar 8.000 mahasiswa baru Universitas Diponegoro.


Baca: Jokowi Hadiri Dies Natalis Unpad, Ini Pesan-pesan Beliau!

“Perubahan ekonomi, infrastruktur dan politik global serta teknologi berjalan begitu cepat sehingga tanpa sadar dunia telah berubah, yang dapat mengantisipasi hal ini tidak ada yang lain adalah perguruan tinggi sebagai garda terdepan untuk menyongsong perubahan ini. Jika antisipasi tidak dilakukan maka Indonesia akan kaget dengan perubahan global yang terus berubah pesat. Universitas tidak boleh mandek, harus berani menyongsong perubahan,” tutur Presiden Jokowi.

Jokowi pun meminta agar usulnya tersebut segera diwujudkan sebelum didahului oleh kampus lain.

“Ada perubahan kenapa tidak menyiapkan Fakultas Digital Ekonomi, sebelum universitas lain memiliki. Jurusannya bisa saja Toko Online, jurusannya bisa saja Aplikasi Sistem, jurusannya bisa saja Financial Technology, jurusannya bisa saja Meme,” kata Jokowi, sebagaimana dilansir dari cnnindonesia.com.

Meme sendiri secara umum adalah kumpulan teks, video atau gambar yang disebarkan melalui Internet dan mengandung pesan tertentu. Sejumlah meme biasanya bersifat humor hingga sindiran.

Masih terkait perkembangan teknologi, Presiden mengingatkan perguruan tinggi harus melakukan langkah antisipasi dan memotori perubahan terkait dengan sifat destruktif.

“Muncul inovasi destruktif di hampir seluruh aspek kehidupan ini, hampir seluruhnya berubah juga interaksi sosial. Lewat Facebook, Instagram, Twitter dan Whatsapp. Oleh sebab itu Perguruan Tinggi harus mengantisipasi,” katanya.

Baca: Menristekdikti Targetkan 3.500 Perguruan Tinggi Terakreditasi Di Tahun 2019

Sebagai informasi, hampir di setiap pertemuan yang dihadiri Jokowi di perguruan tinggi mana saja, beliau mendorong agar perguruan tinggi mampu bersaing di era teknologi yang tengah berkembang pesat ini. Salah satunya yakni dengan membuka Jurusan yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat, seperti Toko Online, Meme, Sosial Media, dan lain sebagainya.

Submit your review
1
2
3
4
5
Submit
     
Cancel

Create your own review

Average rating:  
 0 reviews
Loading...
linecolor

    






Artikel Terkait