1. Beranda
  2. Artikel
  3. Berita Kampus
  4. Kemenristekdikti Dorong Unej Jadi Pusat Bioteknologi

Kategori

Kemenristekdikti Dorong Unej Jadi Pusat Bioteknologi

Kemenristekdikti Dorong Unej Jadi Pusat Bioteknologi

Rating: 1 - out of 5stars
28 September 2018 0 Komentar
Penulis:

Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi terus mendorong Universitas Jember (Unej) menjadi Pusat Unggulan (Center of Excellence) di bidang Bioteknologi Pertanian dan Kesehatan. Upaya ini dilakukan sebagai langkah strategis pemerintah dalam meningkatkan riset dan inovasi, serta membangun perguruan tinggi berdaya saing global.

Dalam acara ‘Groundbreaking’ Gedung Proyek 4 in 1 di Universitas Jember (27/9), Mohamad Nasir, Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi mengatakan Proyek 4 in 1 yang didanai oleh Islamic Development Bank (IsDB). Proyek ini sangat relevan dengan upaya pemerintah untuk meningkatkan mutu perguruan tinggi yang muaranya adalah meningkatnya daya saing bangsa. Beliau berharap, dengan ditambahnya fasilitas gedung baru ini dapat meningkatkan kualitas lulusan, penelitian dosen dan membantu kampus berkonsentrasi pada fokus keilmuan masing-masing.


Menristekdikti mengungkapkan bahwa inovasi, kolaborasi dan sinergi dalam pendidikan tinggi merupakan kunci untuk menghadapi tantangan peningkatan kualitas pendidikan tinggi.

“Melalui proyek 4in1 IsDB ini, Universitas Jember fokus pada bidang Bioteknologi Pertanian dan Kesehatan, program ini dilaksanakan bersama 4 universitas lainnya, yang juga fokus pada bidang keilmuan masing-masing. Tentu kita berharap agar lulusannya nanti dapat berkontribusi dalam menaikan peringkat Global Competitiveness Index Indonesia,” ucapnya sebagaimana dilansir dari laman resmi Ristekdikti.

Baca: Kampus Baru UNTIRTA Ditargetkan Jadi Pusat Food Security

Menteri Nasir menambahkan Proyek Pengembangan Empat Universitas (Project 4in1) merupakan program pembangunan Center of Excellence bagi empat perguruan tinggi di Indonesia yang didanai oleh Islamic Development Bank (IsDB). Universitas Jember menjadi salah satu perguruan tinggi yang terpilih di antara tiga perguruan tinggi lainnya, yaitu Universitas Sultan Ageng Tirtayasa, Universitas Mulawarman, dan Universitas Negeri Malang. Total dana yang dikucurkan IsDB untuk Proyek 4 in 1 di empat perguruan tinggi lebih kurang sebesar Rp. 2,2 Triliun.

Rektor Universitas Jember Mohammad Hasan berharap melalui Proyek 4in1 akan ada perubahan signifikan dari Universitas Jember, baik dari segi input maupun output. Seperti semakin banyak dosen yang aktif mengambil kesempatan untuk studi di luar negeri, giat menulis jurnal ilmiah bereputasi internasional, aktif berkegiatan dan melaksanakan tanggung jawab terhadap Tri Dharma perguruan tinggi. Universitas Jember memperoleh bantuan pendanaan dari IsDB senilai Rp. 307 Miliar untuk pembangunan ‘hard project’ ( pembangunan gedung dan fasilitas) dan lebih kurang Rp. 200 Miliar untuk ‘soft project’ (pengiriman dosen kuliah baik degree maupun non degree, pelatihan dan lainnya).

“Progress pembangunan ‘hard project’ di Universitas Jember merupakan salah satu yang tercepat. Kami berharap target penyelesaian pembangunan gedung baru yang didanai project 4 in 1 IsDB dapat lebih cepat dari target jika dikerjakan secara paralel. Kami berharap project ini memberikan manfaat untuk pelaksanaan tridharma perguruan tinggi di Universitas Jember dan memberikan kemaslahatan kepada masyarakat,” ungkap Moh. Hasan.

Baca: Universitas Al Azhar Indonesia (UAI) Deklarasikan Kampus Anti Korupsi

Usai acara ‘Groundbreaking’ Gedung Proyek 4 in 1 IsDB, Menteri Nasir melakukan Peluncuran Sekolah Desa 4.0 dan Desa Binaan yang merupakan program pengabdian masyarakat Universitas Jember. Turut hadir pada acara ini Direktur Sarana dan Prasarana Sofwan Effendi, Direktur Pengembangan Kelembagaan Pendidikan Tinggi Ridwan, perwakilan IsDB, dan tamu undangan lainnya.

Submit your review
1
2
3
4
5
Submit
     
Cancel

Create your own review

Average rating:  
 0 reviews
Loading...
linecolor

    






Artikel Terkait