1. Beranda
  2. Artikel
  3. Berita Kampus
  4. Mahasiswa Gunadarma Harumkan Nama Bangsa di Mongolia

Kategori

Mahasiswa Gunadarma Harumkan Nama Bangsa di Mongolia

Mahasiswa Gunadarma Harumkan Nama Bangsa di Mongolia

Rating: 1 - out of 5stars
27 September 2016 0 Komentar
Penulis:

Mahasiswa Indonesia tak henti-hentinya mengharumkan nama bangsa di kancah internasional. Seakan ingin membuktikan kepada dunia bahwa mahasiswa Indonesia mampu berprestasi dan mampu bersaing dengan mahasiswa internasional.

Prestasi membanggakan kali ini diukir oleh mahasiswa Universitas Gunadarma, yang mana mereka mampu menjuarai kompetisi Cansat International Competition 2016 di UlaanBaatar, Mongolia. Mereka menamai tim dengan nama Tim Garuda.


Kompetisi CanSat ini merupakan kompetisi rancang bangun dan implementasi satelit kecil berukuran kaleng minuman standard Eropa. Kompetisi ini diikuti oleh Perguruan Tinggi dari berbagai negara termasuk Mongolia yang menjadi tuan rumah dari kompetisi ini.

Unissula Juarai Kontes Robot di Amerika

 

Kompetisi ini diselenggarakan oleh Asia-Pasific Space Cooperation Organization (APSCO) yang bekerja sama dengan Information Technology, Post and Telecommunication Mongolia (ITPTA Mongolia), pada 21-22 September 2016.

Tim Garuda terpilih untuk mewakili Indonesia di ajang ini. Sebelumnya Tim Garuda harus berkompetisi dengan sebelas Perguruan Lain, dan akhirnya Tim Garuda dinyatakan pemenang oleh Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN).

Sebelum berkompetisi, Tim Garuda, yang beranggotakan tujuh mahasiswa Universitas Gunadarma yang diketuai oleh Dennis Aprilla Christie, telah mendapat pembekalan materi di Kantor Pusat Teknologi Satelit (Pusteksat) LAPAN, di Rancabungur, Bogor.

Tim Garuda UNY Racing Ikuti Kompetisi Balap di Jepang

 

 

Selama dua hari, 7-8 September 2016, tim Garuda diberikan bimbingan teknis tentang ruang lingkup dari pengenalan hingga mensimulasikan satelit seperti desain, Assembly, Integration, and Test (AIT), dan operasi satelit.

Terdapat sepuluh tim yang terdaftar dan ikut serta dalam kompetisi CanSat 2016 ini. Setelah CanSat diluncurkan oleh roket, CanSat harus mampu mengambil data atmosfer, seperti ketinggian, temperatur, tekanan udara, kelembaban, dan lainnya, kemudian mengirimkannya ke ground station.

Kemudian, Tim Garuda akan mengobservasi data yang diperoleh, mengolah serta menganalisanya, lalu mempresentasikan model CanSat dan hasil analisa mereka di penghujung acara.

Setelah melalui proses penjururian yang cukup ketat, dewan juri memutuskan juara runner-up diberikan kepada tim Garuda Universitas Gunadarma, Indonesia.

Juara ketiga diraih oleh tim Sky Defender dari Military and Defence University, Mongolia. Sementara, juara pertama diraih oleh tim APIS dari Istanbul Technical University, Turki, yang hanya berbeda satu skor dari tim Garuda.

“Ini merupakan prestasi yang sangat membanggakan bagi kami dan warga Indonesia pada umumnya, mengingat Gunadarma baru kali ini mengikuti ajang kompetisi CanSat tingkat internasional,” kata Purnawarman Musa, dosen pembimbing tim Garuda.

Submit your review
1
2
3
4
5
Submit
     
Cancel

Create your own review

Loading...
linecolor

    






Artikel Terkait