1. Beranda
  2. Artikel
  3. Berita Kampus
  4. Sambut Hari Raya Nyepi, Mahatma UAJY Buat Ogoh-Ogoh Berbentuk Nyamuk

Kategori

Sambut Hari Raya Nyepi, Mahatma UAJY Buat Ogoh-Ogoh Berbentuk Nyamuk

Sambut Hari Raya Nyepi, Mahatma UAJY Buat Ogoh-Ogoh Berbentuk Nyamuk

Rating: 1 - out of 5stars
27 Maret 2017 0 Komentar
Penulis:

Sabtu, 25 Maret 2017 kemarin, sepanjang jalan Malioboro dipadati oleh masyarakat Yogyakarta yang tengah melihat pawai ogoh-ogoh, untuk memperingati Hari Raya Nyepi Tahun Saka 1939. Masyarakat Yogyakarta berhamburan memenuhi jalan demi melihat pawai yang digelar satu tahun sekali ini.

Terdapat sebanyak 22 ogoh-ogoh diarak dari Gedung DPRD Yogyakarta menuju Alun-alun Utara. Berbagai macam ogoh-ogoh berupa bentuk diarak oleh komunitas Hindu di Yogyakarta. Salah satu komunitas dari perguruan tinggi yakni Komunitas Mahasiswa Hindu Universitas Atma Jaya Yogyakarta (UAJY), atau yang akrab disapa Mahatma UAJY. Jika tahun lalu Mahatma menampilkan ogoh-ogoh Celuluk, maka tahun ini Mahatma membuat ogoh-ogoh berbentuk nyamuk yang bernama Legu Gondong. Unik ya!

Baca juga: 8 Kampus Favorit di Yogyakarta, Mana Tujuanmu?

Dilansir dari laman UAJY, “Legu Gondong menggambarkan nyamuk yang bisa berevolusi kekuatannya. Nyamuk memang kecil, tetapi bisa memberi dampak buruk yang besar misalnya wabah penyakit. Dengan membuat ogoh-ogoh nyamuk ini, diharapkan masyarakat terus waspada dan tidak menyepelekan nyamuk.”, ujar Peby selaku ketua panitia ogoh-ogoh Mahatma UAJY saat ditanya mengenai alasan pemilihan ogoh-ogoh yang dibuat.

Tak mudah untuk membuat ogoh-ogoh ini, terdapat berbagai kendala untuk menyelesaikannya, diantaranya dana, proses pembuatan yang rumit serta sulitnya mencari sumber daya manusia. Proses pembuatan hingga akhir ini membutuhkan waktu selama satu bulan. Meskipun begitu, kendala-kendala yang ada tidak mematahkan semangat mereka untuk membuat ogoh-ogoh. Apalagi setelah hasil karyanya diminati para penonton pawai. Rasa lelah terbayarkan!

Selain berpatisipasi dalam pawai, Mahatma juga mengadakan lomba fotografi ogoh-ogoh untuk pertama kalinya. Lomba yang diikuti oleh 65 peserta yang berasal dari UAJY tersebut bertujuan untuk mengenalkan Mahatma ke mahasiswa UAJY.

Baca juga: 11 Perguruan Tinggi Terbaik di Yogyakarta Tahun 2016

Meeting point lomba ini memang berada di Parkiran Abu Bakar Ali Malioboro, namun peserta bisa mengambil foto ogoh-ogoh di luar area meeting point. Selain itu, panitia tidak membatasi kamera yang digunakan untuk lomba foto, bahkan dengan modal kamera hand phone saja peserta bisa mengikuti lomba ini. Ogoh-ogoh yang difoto peserta adalah ogoh-ogoh dari Mahatma UAJY. Hasil foto tersebut kemudian di upload dan di tag ke akun instagram Mahatma UAJY. Pemenang dibagi menjadi 2 kategori yaitu foto terbaik dan like terbanyak.

“Saya berharap tahun depan Mahatma bisa mengadakan lomba foto lagi dan berpartisipasi dalam pawai. Saya senang ada pawai seperti ini di Yogyakarta, karena biasanya ogoh-ogoh itu hanya identik dengan Bali saja.”, kata I Gede Gandhi Bramayusa selaku ketua panitia lomba foto ogoh-ogoh.

Submit your review
1
2
3
4
5
Submit
     
Cancel

Create your own review

linecolor

    






Artikel Terkait