Mahasiswa Universitas Terbaik

Amalia Sasanti
THE BEST STUDENT OF THE MONTH June 2017

Universitas Tidar Magelang
amalia-sasanti
Blora, 29 Jun 1997
Jurusan Pertanian/ Agroteknologi
Tahun Masuk 2015
[email protected]
-
085713004xxx


Short Bio (Personal Lifestyle)

Saya dilahirkan dari keluarga yang sederhana dengan orang tua yang sangat peduli dengan pendidikan. Saya berasal dari Kecamatan Cepu Kabupaten Blora yang berada di perbatasan antara Jawa Tengah dan Jawa Timur. Melihat generasi muda Indonesia yang semakin enggan berkecimpung di dunia pertanian membuat saya terpacu untuk lebih peduli terhadap pangan. Mimpi saya adalah dapat berkontribusi untuk Indonesia sebagai penginspirasi pemudanya untuk berkarya di dunia pertanian modern. Tidak hanya sebatas menjadi petani, bekerja di Dinas Pertanian atau Kementerian Pertanian saja, tapi berani bermimpi menjadi pemilik 100 juta hektar lahan pertanian baru. Saat ini, selain fokus dalam bidang akademik, saya mengembangkan diri dengan aktif berorganisasi, menjadi asisten dosen, mendalami design grafis dan public speaking.

Organisasi/UKM:

  1. Ketua OSIS SMK Negeri 1 Cepu 2013/2014
  2. Ketua Film Community SMK Negeri 1 Cepu 2013/2014
  3. PMR SMK Negeri 1 Cepu 2013/2014
  4. DKA Ambalan Teuku Umar/Cut Nyak Dien Pramuka SMK Negeri 1 Cepu 2013/2014
  5. Anggota Sanggar Pramuka PPSDM Migas Cepu 2012-Sekarang
  6. Broadcaster Crew Radio Ajang Kreasi dan Aksi Cepu 2013-2015
  7. Member of English Debating Society 2016-Sekarang
  8. Staff Humas Himpunan Mahasiswa Agroteknologi Universitas Tidar 2016-2017
  9. Staff PSDM Himpunan Mahasiswa Agroteknologi Universitas Tidar 2017-Sekarang
  10. Dirjen Advokasi BEM KM Untidar 2017-Sekarang

Prestasi selama perkuliahan

  1. Runner Up English Debating Championship 2016
  2. Best Speaker of English Debating Championship 2016
  3. Juara 1 Mahasiswa Berprestasi Fakultas Pertanian Universitas Tidar 2016
  4. Runner Up Mahasiswa Berprestasi Universitas Tidar 2016
  5. Mahasiswa Penerima Beasiswa Astra 2016-sekarang

Sekilas tentang pribadi

Saya yakin bahwa tidak akan ada keberhasilan tanpa kegagalan, dari kekalahanlah saya belajar bagaimana menjadi pemenang. Berbagai kekalahan pernah saya rasakan, tapi justru dari situlah saya mengerti bagaimana rasanya perjuangan untuk meraih keberhasilan. Kerja keras dan tetap berusaha adalah modal agar tetap menjadi pribadi yang pantang menyerah. Penghargaan tidak bisa kita dapatkan dengan instan, maka sebelum melakukan apapun saya biasakan untuk mempersiapkannya sematang mungkin. Selain itu, tidak lupa untuk meminta doa restu orang tua dan menyerahkan sepenuhnya kepada Allah SWT.  Saya rutin membuat jadwal yang akan saya lakukan setiap hari, bulan dan tahun serta target yang ingin saya capai. Dengan begitu, saya selalu mempunyai motivasi untuk meraih target-target itu. Salah satunya untuk menjadi mawapres, persiapan harus sudah dicicil sejak masih menjadi mahasiswa baru seperti menargetkan IPK tinggi, rajin mencari informasi tentang perlombaan, aktif di organisasi dan mengasah kemampuan berbahasa asing.

Saat ini saya mendapatkan beasiswa astra yang ditujukan untuk mahasiswa dari golongan kurang mampu dan mempunyai prestasi akademik yang baik dan aktif berorganisasi. Beasiswa ini diberikan selama 8 semester berupa tunjangan untuk biaya hidup dan perkuliahan. Syarat untuk mendapatkan beasiswa ini adalah harus mempunyai jiwa kepemimpinan, berkepribadian baik dan IPK minimal 3,00.

Penghargaan yang paling berkesan adalah ketika menjadi mahasiswa prestasi tahun 2016. Ini adalah wujud pembuktian saya dalam melewati tantangan beradaptasi dengan disiplin ilmu yang baru, sebagai mahasiswa fakultas pertanian dengan latar belakang lulusan SMK jurusan multimedia. We must change or die!, perubahan memaksa kita untuk berbeda dari sebelumnya sesegera mungkin ke arah yang semakin positif. Jika tidak kita akan tertinggal. Menjadi mahasiswa berprestasi adalah sesuatu yang dapat saya persembahkan kepada kedua orang tua bahwa saya bertanggungjawab terhadap apa yang menjadi pilihan saya.

Sukses dalam meraih prestasi baik di dalam dan di luar kampus itu butuh proses. Hal wajib yang harus dilakukan adalah membangun karakter sukses dalam diri kita masing-masing. Sukses adalah tanggungjawab kita sendiri, bukan tanggungjawab kampus. Sukses kita tidak berdasarkan nama besar kampus. Kita bisa mulai dengan berhenti menyalahkan keadaan dan lingkungan. Selalu berusaha mengalahkan diri sendiri setiap hari untuk lebih baik daripada kemarin.

Ada hal yang menurut saya sangat berguna untuk bisa berprestasi di dalam kampus dan luar kampus. Pertama, kita perlu menyusun goal yang jelas, sesuai dan masuk akal untuk dilakukan. Selalu buatlah jadwal setiap harinya apa yang harus kita lakukan di hari ini dalam buku agenda. Itu akan membantu kita menghargai waktu dan lebih dinamis. Kedua, jangan terlena dengan sosmed, lebih baik kita maksimalkan waktu dengan memperbanyak relasi lewat organisasi dan acara seminar-seminar. Ketiga, usahakan mempunyai mentor untuk belajar dan bekerjasama dengan teman yang mendukung kita kearah yang lebih baik. Hindari teman yang dapat menghambat dan membawa pengaruh tidak baik. Keempat, kuatkan komitmen untuk bertekad sukses di usia muda karena kerja keras tidak akan menghianati hasil. Kemudian munculkan kekuatan dalam diri kita untuk selalu berani mencoba hal apapun yang positif.

Di kampus usahakan selalu menjaga hubungan baik dengan dosen supaya ilmu yang disampaikan bisa terserap dengan baik. Selain itu, penting untuk mengembangkan diri di organisasi. Disitulah kita bisa mendapatkan ilmu yang tidak diajarkan di ruang kuliah, teman dengan visi yang sama dan tempat untuk mengasah skill. Tapi meskipun berorganisasi itu penting, harus tetap ingat bahwa kuliah itu yang utama.