Mahasiswa Universitas Terbaik

Hayatul Fikri Aziz
THE BEST STUDENT OF THE MONTH September 2018

Universitas Padjadjaran
Hayatul Fikri Aziz
Bayang, Sumatera Barat, 08 Dec 1995
Jurusan Fakultas Ilmu Budaya/Sastra Arab
Tahun Masuk 2014
[email protected]
-
+6282214466xxx


Short Bio (Personal Lifestyle)

Seorang ekstrovert yang memiliki passion pada desain grafis dan bersosial. Lahir dari keluarga sederhana di sebuah daerah di ujung provinsi jambi. Anak kampung yang punya banyak impian di masa depan, dan mulai merealisasikan dan mewujudkannya dengan langkah kecil.

Organisasi/UKM

  1. Ketua Tim Kreatif, Keluarga Mahasiswa Bidikmisi Unpad 2015
  2. Anggota Klub Bahasa DKM Al Mushlih FIB Unpad 2015
  3. Anggota Forum Lingkar Pena Sumedang 2015
  4. Anggota Departemen Pendidikan, Himpunan Mahasiswa Sastra Arab 2016
  5. Kepala Departemen Syiar Media DKM Al Mushlih FIB Unpad 2016
  6. Wakil Ketua FIB Allience Ambassador Corp 2016
  7. Project Supervisor Unpad Goes Abroad, Dept. Akademik dan Penalaran BEM Kema Unpad 2017
  8. Kepala Departemen Media dan Informasi KMMK Syamil Unpad 2017
  9. Majelis Permusyawaratan Organisasi KMMK Syamil Unpad 2018

Prestasi selama perkuliahan

  1. Juara 3 Lomba Musikalisasi Puisi, Festival Timur Tengah UI 2015
  2. Juara 2 Lomba Cerdas Cermat Islam, Fosikagi FKG Unpad 2015
  3. Juara 1 Infografis, Galaksi, Rohis Nurul Ilmi FMIPA Unpad 2015
  4. Juara 1 Desain Poster Kesehatan, Klinik Padjadjaran 2016
  5. Delegasi Unpad untuk kegiatan Sandwich Program (Student Exchange) di Suez Canal University, 2016-2017
  6. Peraih Excellent Paper Award pada International Academy of Science, Technology, Engineering and Management, International Institute of Engineers and Researchers. 2016
  7. Juara 1 Kompeisi Mahasiswa Bidikmisi Beprestasi dan Terinspiratif Nasional
    Permadani Diksi, Univ Pembangunan Panca Budi, Medan. 2017
  8. Penerima Manfaat Beasiswa Aktivis Nusantara, Dompet Dhuafa, 2017
  9. Peserta Global Business Research Congress, Istanbul, Turkey. 2018
  10. Pemakalah pada International Conference on Interdisciplinary Studies for Leveraging Innovation (ISLI), Jepang. 2018
  11. Accepted project paper – Project Paper Alumni Bali Democracy Student Conference, Funded by Kementerian Luar Negeri Indonesia. 2018

Sekilas tentang pribadi

Berkompetisilah, maka kita akan tahu arti keberanian dan perjuangan yang sesungguhnya. Mengikuti kompetisi tidak hanya sekadar mendapatkan pengalaman, tapi juga akan mengajarkan kita banyak pelajaran, baik itu menang atau kalah sekalipun. Setiap langkah dan jalan yang kita ambil merupakan bagian dari proses pendewasaan diri. Mengikuti kompetisi juga akan memperluas jaringan kita. Kita akan mengenal orang-orang yang berjiwa kompetitif dan menginspirasi, sehingga turut memancing semangat berlomba-lomba dalam kebaikan. Kompetisi juga bermanfat untuk melatih mental dan keberanian diri. Semakin banyak berkompetisi, maka keberanian dan mental yang kuatpun makin teruji. Hal tersebutlah yang memotivasi saya untuk mengikuti kompetisi, menang ataupun kalah bukanlah menjadi tujuan utama, pelajaran dan hikmah yang didapat darinya jauh lebih berharga.

Selama menjalani masa-masa di kampus, tahun yang paling berkesan bagi saya adalah tahun 2016 dan 2017. Pada pertengahan tahun tersebut, saya mendapat kesempatan untuk mengikuti kegiatan pertukaran mahasiswa di Suez Canal University Mesir selama satu semester atau 5 bulan. Di sana saya mendapat pelajaran yang sangat berharga, tidak hanya ilmu yang mendalam mengenai bidang yang saya geluti, tapi juga relasi, pengalaman, dan pelajaran yang didapat di setiap harinya di negeri para nabi itu benar-benar tidak bisa dilupakan. Saat mengikuti kegiatan pertukaran mahasiswa tersebut, saya juga berkesempatan mengikuti kegiatan konferensi internasional. Bertemu dengan pakar dan ahli dari berbagai negara, membuat saya makin banyak belajar dan termotivasi dari mereka. Dalam kegiatan tersebut, alhamdulillah saya juga mendapatkan penghargaan sebagai Ecxellent Paper, hal yang benar-benar sangat saya syukuri.

Sepulangnya dari Mesir pada tahun 2017, saya langsung mendaftarkan diri untuk Beasiswa Aktivis Nusantara, Dompet Dhuafa. Mengikuti Seleksi beasiswa yang bisa dikatakan sangat ketat dan sulit, dengan persaingannya benar-benar sengit, karena dari tahun sebelumnya, untuk regional Bandung hanya orang-orang besar di Unpad dan ITB yang diterima dalam beasiswa ini, seperti presiden mahasiswa, mahasiswa berprestasi fakultas maupun universitas, aktivis kampus dan sebagainya. Setelah semua proses seleksi diikuti, alhamdulillah saya diterima di beasiswa ini. Selang beberapa minggu kemudian, saya kembali ikut dalam kegiatan Gebyar Mahasiswa Bidikmisi Indonesia di Medan Sumatera Utara. Dalam kegiatan tersebut, saya mengikuti lomba Mahasiswa Bidikmisi Berprestasi dan Terinspiratif nasional 2017 dengan membawa gagasan mengenai upaya perbaikan citra negatif Indonesia dan pengatasan masalah TKI non-skill di Arab Saudi. Alhamdulillah, dengan kuasa Allah, saya mendaptkan juara pertama pada lomba tersebut.

Dengan berbagai nikmat yang Allah berikan kepada anak kampung ini, membuat saya benar-benar mendapat banyak pelajaran hingga selalu berupaya untuk senantiasa mensyukuri nikmat yang tiada hentinya. Saya berharap, semoga semua hal yang saya lalui, mampu mengantarkan saya menjadi orang yang baik, berguna, dan bermanfaat untuk sesama, baik sekarang maupun di masa yang akan datang.