1. Beranda
  2. Artikel
  3. Informasi Pendaftaran Mahasiswa Baru
  4. Gagal SBMPTN? UNHAS Masih Buka Jalur Mandiri Dengan Daya Tampung 1.557 Orang
Gagal SBMPTN? UNHAS Masih Buka Jalur Mandiri Dengan Daya Tampung 1.557 Orang

Gagal SBMPTN? UNHAS Masih Buka Jalur Mandiri Dengan Daya Tampung 1.557 Orang

Rating: 1 - out of 5stars
14 Juni 2017 0 Komentar
Penulis:

Pengumuman SBMPTN 2017 sudah dilakukan kemarin pada hari Selasa, 13 Juni 2017. Masih belum beruntung di SBMPTN? Tenang, masih ada jalur mandiri yang akan segera dibuka oleh Universitas Hasanuddin. Jalur mandiri ini merupakan tahap terakhir yang bisa diikuti calon mahasiswa tahun ajaran 2017/2018.

“Jadi tinggal jalur mandiri yang dibuka Unhas pada 3-8 Juli mendatang,” kata Kepala Unit Hubungan Masyarakat dan Protokoler Unhas, Ishaq Rahman Selasa malam, 13 Juni 2017.

Ia menambahkan mahasiswa yang tak lulus SBMPTN dan SNMPTN bisa kembali mengikuti seleksi melalui jalur mandiri. Daya tampung mahasiswa yang akan diterima melalui jalur mandiri sebanyak 1.557 orang. Seperti tahun sebelumnya, jalur mandiri terbagi menjadi tiga jalur.

“Jalur mandiri itu terbagi tiga yakni jalur nonsubsidi (JNS), Prestasi Olah Raga, Seni dan Keilmuan (POSK), dan Kelas Internasional,” ucap Ishaq.

Baca: Hindari Server Down, Cek Pengumuman SBMPTN Di 12 Laman Mirror Ini!

Penjelasan masing-masing jalur:

  1. Jalur Non-Subsidi (JNS)

    Syarat mendaftarnya antara lain terdaftar sebagai peserta ujian SBMPTN 2017, bagi yang telah lulus SBMPTN 2017 tidak diperkenankan mendaftar lagi, kemudian terdaftar sebagai peminat di salah satu program studi Unhas melalui jalur SBMPTN yang dibuktikan dengan kartu peserta. Lalu, pelamar jalur Penelusuran Prestasi Olah Raga, Seni, dan Keilmuan (POSK) tidak diperkenankan mendaftar jalur JNS. Jadi tidak perlu ikut tes tertulis lagi?. Ya, karena penilaian menggunakan hasil SBMPTN kamu sebelumnya.

  2. Jalur Penelusuran Prestasi Olah Raga, Seni, dan Keilmuan (POSK) 2017

    POSK dilaksanakan untuk menjaring calon mahasiswa yang mempunyai prestasi akademik/olahraga/seni/ keilmuan. Adapun syarat yang diperlukan yakni terdaftar sebagai peserta SBMPTN 2017, tidak diperkenankan mendaftar jika sudah memilih jalur Non-subsidi, memiliki prestasi keterampilan olahraga/seni/keilmuan yang dibuktikan dengan sertifikat/piagam/medali/piala di tingkat nasional. Selain itu, bersedia mengikuti proses verifikasi bukti prestasi, dan mempunyai kesehatan fisik yang tidak mengganggu kelancaran belajar di prodi pilihannya.Peserta yang berada pada kelompok ujian sains teknologi saat SBMPTN juga tidak diperkenankan memilih beberapa program studi jika ingin mendaftar melalui POSK, diantaranya Pendidikan Dokter, Keperawatan, Kedokteran Hewan, Fisiotrapi, Psikologi, Pendidkan Dokter Gigi, Kesehatan Masyarakat, Ilmu Gizi, Teknik Pertambangan, dan Teknik Geologi. Sedangkan bagi peserta pada kelompok ujian sosial humaniora, tidak diperkenankan memilih program studi Arkeologi dan Ilmu Sejarah.Satu lagi, peserta Hanya dapat memilih 1 (satu) program studi saja ya!.

  3. Kelas internasional atau International Undergraduate Program (IUP)

    IUP hanya bisa didaftar untuk dua fakultas saja, yakni Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) dan Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM). Program ini dirancang khusus agar lulusannya memiliki pengetahuan dan ketrampilan serta kemampuan bahasa asing sehingga mampu bersaing di era pasar bebas. Disamping itu, mahasiswa akan memiliki pengalaman belajar di luar negeri (international exposure).Program Kelas Internasional di FEB akan dilaksanakan pada program studi Manajemen, Akuntansi, Ilmu Ekonomi. Sedangkan pada FKM dilaksanakan pada program studi Kesehatan Masyarakat (Fakultas Kesehatan Masyarakat), dan Teknik Sipil (Fakultas Teknik).Adapun syarat yang diberikan yakni lulusan SMA/sederajat dua tahun terakhir, memiliki kecakapan Bahasa Inggris yang baik (test dilakukan oleh UNHAS), memiliki kapasitas dan kapabilitas dalam bidang akademik (test dilakukan oleh UNHAS).

Baca juga: 16 Universitas Buka SMMPTN Barat 2017, Apa Itu SMMPTN?

Ishaq menambahkan, jumlah calon mahasiswa yang diterima melalui jalur mandiri mengalami perubahan karena berkaitan dengan jumlah calon mahasiswa yang mendaftar kembali atau registrasi ulang pada jalur SBMPTN. Misalnya jika setiap tahun itu rata-rata terdapat sekitar 9-11 persen calon mahasiswa yang tak mendaftar ulang, maka jumlah mahasiswa yang diterima pada jalur mandiri akan berubah.

Submit your review
1
2
3
4
5
Submit
     
Cancel

Create your own review

Average rating:  
 0 reviews
linecolor

    






Artikel Terkait