1. Beranda
  2. Artikel
  3. Informasi Beasiswa
  4. Beasiswa Pemerintah Omah Bagi Dua WNI
Beasiswa Pemerintah Omah Bagi Dua WNI

Beasiswa Pemerintah Omah Bagi Dua WNI

Rating: 1 - out of 5stars
18 September 2018 0 Komentar
Penulis:

Pemerintah Oman membuka pendaftaran beasiswa pemerintah Oman 2018. Beasiswa ini dikhususkan bagi 2 (dua) Warga Negara Indonesia untuk tahun akademis 2018-2019. Ada dua kategori penerima yang akan dipilih yakni:

  • 1 (satu) Beasiswa Penuh

Mahasiswa akan dibebaskan dari biaya pendidikan, menerima uang tunjangan bulanan sebesar RO 200 (setara dengan USD 520), tiket pesawat p.p. Oman-Indonesia setiap tahun, serta fasilitas perawatan gratis di rumah sakit pemerintah (kecuali untuk perawatan gigi dan kecelakaan lalu lintas akibat mengemudi tanpa SIM atau asuransi).


  • 1 (satu) Beasiswa Biaya Pendidikan Saja

Mahasiswa menerima seluruh fasilitas seperti pada poin beasiswa penuh, namun tidak memperoleh uang tunjangan bulanan dan tiket pesawat p.p. ke tanah air.

Tertarik untuk mendapatkan beasiswa di atas? Yuk simak cakupan ilmu-ilmu yang ditawarkan:

a) Ilmu Syariah (Sharia Sciences)
b) Teknik (Engineering)
c) Ilmu Terapan (Applied Sciences)
d) Keuangan dan Perbankan (Financial and Banking)

Baca: “Digital Talent Scholarship” Cari 1000 Penerima Beasiswa

Ketentuan Umum:

  • Berusia tidak lebih dari 25 tahun per tanggal 1 Oktober 2018
  • Melengkapi formulir aplikasi yang tersedia dalam bahasa Inggris atau bahasa Arab (terlampir)
  • Batas waktu penyerahan aplikasi ke pihak Oman adalah 31 Oktober 2018. Untuk meneliti berkas-berkas yang masuk dan memproses penyetaraan ijazah di Oman, KBRI menetapkan bahwa seluruh berkas sudah harus diterima KBRI paling lambat tanggal 18 Oktober 2018
  • Mahasiswa yang telah mendapat beasiswa tidak diperbolehkan pindah jurusan atau pindah perguruan tinggi
  • Beasiswa tidak mencakup jurusan kedokteran dan paramedis
  • Mahasiswa harus mengikuti peraturan yang ditetapkan oleh Kementerian Pendidikan Tinggi dan perguruan tinggi tempatnya belajar

Ketentuan Khusus:

1. Nilai minimum:
a. Ilmu Syariah (Sharia Sciences): 65
b. Teknik (Engineering): 75
c. Ilmu Terapan (Applied Sciences): 75
d. Keuangan dan Perbankan (Financial and Banking): 70
e. Kandidat pada Universitas Sultan Qaboos harus memenuhi syarat minimum yang ditentukan pada setiap program
f. Perguruan Tinggi Swasta: 80

* Calon mahasiswa diharapkan menggali informasi secara mandiri mengenai perguruan tinggi yang dituju dan jurusan yang diinginkan melalui website-website yang tercantum di laman ini. Namun demikian, KBRI menyarankan agar memilih Universitas Sultan Qaboos untuk ilmu-ilmu umum atau College of Sharia Sciences untuk ilmu-ilmu agama.

2. Khusus untuk program berbahasa Arab, calon mahasiswa diharuskan memiliki nilai minimum 80 untuk bahasa Arab

3. Ijazah yang dikeluarkan oleh lembaga pendidikan di luar Oman HARUS disetarakan pada Kementerian Pendidikan Oman dengan mengirim berkas lengkap ke KBRI. Apabila dokumen tersebut tidak dilampirkan, lamaran tidak akan diterima oleh Kementerian. Terlampir formulir penyetaraan ijazah dalam bahasa Arab dan bahasa Inggris

4. Untuk mempermudah proses, aplikasi yang telah lengkap dapat dikirimkan terlebih dahulu dalam bentuk softcopy ke alamat e-mail KBRI Muscat: [email protected]

5. Apabila berkas lamaran via e-mail sudah dinyatakan lengkap oleh KBRI, berkas ASLI agar dikirimkan dengan pos atau jasa kurir ke alamat sbb:

Embassy of the Republic of Indonesia

u.p. PF Penerangan dan Sosial Budaya

Shatti Al-Qurum, Way no. 3015, Building no. 1091

PO.BOX 642, PC 115

Muscat, Sultanate of Oman

Telp: +968 246 91050 Fax : +968 246 91243

Baca: Informasi Lengkap Pendaftaran Beasiswa OSC 2018

Prosedur Penyetaraan Ijazah:

1. Dokumen-dokumen yang harus disiapkan:

  • Ijazah asli dan transkrip nilai dengan disertai masing-masing 2 fotokopi
  • Rapor asli dari semester 1 sampai dengan semester 6 SMA atau sederajat dengan disertai 2 fotokopi
  • Legalisasi ijazah oleh Kementerian Pendidikan atau lembaga pendidikan yang menerbitkan ijazah
  • Legalisasi ijazah oleh Kementerian Luar Negeri dan legalisasi ijazah oleh Kedutaan Besar Oman di Jakarta (atau di negara yang menerbitkan ijazah tersebut)
  • Legalisasi ijazah oleh Kedutaan Besar Republik Indonesia dan Kementerian Luar Negeri Oman apabila ijazah diterbitkan oleh sekolah internasional
  • Surat resmi dari lembaga yang meminta penyetaraan (akan disiapkan oleh KBRI Muscat)
  • Terjemahan resmi ijazah ke Bahasa Inggris atau Bahasa Arab yang telah dilegalisasi oleh lembaga-lembaga di atas dengan disertai 2 fotokopi
  • Fotokopi paspor yang masih berlaku

2. Copy Ijazah dan transkrip nilai yang telah diterjemahkan agar dilegalisasi oleh Kedutaan Besar Oman di Jakarta atau di negara pendaftar. Untuk persyaratan dan informasi lebih lanjut,silakan menghubungi Kedubes Oman pada nomor telepon berikut ini: (021) 31908552

3. Berkas-berkas yang telah lengkap bisa dikirimkan dalam bentuk softcopy ke alamat email KBRI Muscat ([email protected]). Apabila kami anggap telah lengkap dan sesuai persyaratan, berkas ASLI agar dikirimkan ke KBRI Muscat.

4. Penyetaraan pada Kementerian Pendidikan Oman dikenakan biaya RO 10 per aplikasi. WNI yang berdomisili di Oman diharapkan mengurus langsung ke Kementerian Pendidikan Oman. KBRI dapat membantu proses penyetaraan untuk WNI yang berdomisili di luar Oman tanpa dipungut biaya (kecuali biaya pengiriman berkas dan biaya yang dikenakan oleh Kementerian Pendidikan Oman).

PERHATIAN

Formulir Pendaftaran, Formulir Penyetaraan Ijazah dan Formulir Asuransi Kesehatan dapat diunduh DI SINI.

Submit your review
1
2
3
4
5
Submit
     
Cancel

Create your own review

Average rating:  
 0 reviews
Loading...
linecolor

    






Artikel Terkait