1. Beranda
  2. Artikel
  3. Berita Kampus
  4. Mengundurkan Diri Saat Dinyatakan Diterima SNMPTN? Siap-siap Kena Sanksi

Kategori

Mengundurkan Diri Saat Dinyatakan Diterima SNMPTN? Siap-siap Kena Sanksi

Mengundurkan Diri Saat Dinyatakan Diterima SNMPTN? Siap-siap Kena Sanksi

Rating: 5.0 - out of 5stars
01 Maret 2018 1 Komentar
Penulis:

Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) merupakan salah satu jalur favorit para calon mahasiswa baru. Pendaftar jalur ini terbilang bibit unggul di masing-masing sekolahnya, dan beruntung jika dapat masuk di PTN melalui jalur ini. Peminat SNMPTN setiap tahunnya pun selalu bertambah, tak terkecuali tahun ini.

Meski begitu, dari beberapa peserta yang berhasil dinyatakan diterima SNMPTN. Masih ada saja yang mengundurkan diri dengan berbagai alasan. Tahun lalu, salah satu PTN harus merelakan beberapa pesertanya mengundurkan diri. Alasannya karena peserta tersebut memilih melanjutkan studi ke luar negeri, atau juga karena prodi yang diterima tidak sesuai dengan keinginannya. Akhirnya, pihak PTN harus memblacklist sekolah bersangkutan agar tidak dapat mengikutsertakan siswa pada SNMPTN selanjutnya, atau hanya mengurangi jumlah peserta yang didaftarkan saja.

Baca: Tiga Sekolah Masuk Daftar Hitam Pada SNMPTN IPB 2018

Begitu pula tahun ini, secara umum pada SNMPTN, ada sanksi atau aturan tentang sekolah yang siswanya diterima kemudian mengundurkan diri.

Dilansir dari Banjarmasin.tribunnews, Rektor Universitas Lambung Mangkurat (ULM) Prof Sutarto Hadi menyatakan sanksi berupa blacklist sekolah atau sekolah bersangkutan tidak diikutkan dalam SNMPTN berikutnya.

Sementara pada siswa yang dinyatakan lulus kemudian ketahuan melakukan kecurangan, maka kelulusannya akan dibatalkan.

Rabu (28/2/2018) Prof Sutarto menyampaikan apabila terjadi hal itu maka akan mengganggu sistem dan membuat kursi yang lain kosong. Namun pada prinsipnya, diterangkan oleh Prof Sutarto kursi kosong tersebut akan terjadi apabila pendaftar tidak melakukan daftar ulang. Sehingga, pihak kampus akan menambah kuota pada jalur pendaftaran berikutnya.

“Untuk sekolah juga akan di blacklist. Artinya siswanya main-main. Ia daftar, lulus tapi tidak di ambil kesempatan itu dan akan ada sanksi kepada sekolah. Tahun depan akan dikurangi dan akan dipertimbangkan. Mungkin tidak kami luluskan sama sekali sekolah tersebut,” ucapnya.

Namun diterangkan oleh Prof Sutarto, itu merupakan arutan secara umum. Tetap masih ada kebijakan masing-masing perguruan tinggi.

Baca: Ini Dia Daftar 85 PTN Peserta SNMPTN 2018!

Akan tetapi sanksi yang pihaknya sepakati mengikuti ketentuan secara umum. Dimana pihaknya akan blacklist sekolah yang bersangkutan. Disampaikan oleh Prof Sutarto, hal itu agar siswa atau pendaftar serius memilih.

Terlebih apabila pendaftar SNMPTN lulus dan tidak di ambil, maka itu menutup kesempatan orang lain yang begitu ingin kuliah di ULM melalui jalur SNMPTN.

Submit your review
1
2
3
4
5
Submit
     
Cancel

Create your own review

Average rating:  
 1 reviews
by Oril wau on Ayo Kuliah

Saya ingin kulia

linecolor

    






Artikel Terkait