1. Beranda
  2. Artikel
  3. Berita Kampus
  4. 5 Prodi Universitas Gadjah Mada Dapat Pengakuan Akreditasi Internasional

Kategori

5 Prodi Universitas Gadjah Mada Dapat Pengakuan Akreditasi Internasional

5 Prodi Universitas Gadjah Mada Dapat Pengakuan Akreditasi Internasional

Rating: 1 - out of 5stars
24 April 2018 0 Komentar
Penulis:

Universitas Gadjah Mada (UGM) merupakan salah satu universitas ternama di Indonesia. UGM selalu menunjukan prestasi mutu di bidang pendidikan yang sudah memenuhi standar global, dengan terakreditasinya 5 program studi di jenjang sarjana oleh lembaga akreditasi internasional ASIIN (Akkreditierungsagentur für Studiengänge der Ingenieurwissenschaften, der Informatik, der Naturwissenschaften und der Mathematik) merupakan lembaga akreditasi internasional berasal dari Jerman untuk displin ilmu rekayasa, matematika dan sains, pertanian, biologi.

Menyusul 11 program studi yang sudah terakreditasi Internasional sebelumnya. 5 prodi tersebut adalah Prodi Matematika, Statistik, Ilmu Komputer, Biologi dan Peternakan. Akreditasi Internasional ASIIN merupakan akreditasi berbasis luaran (Outcome Based Accreditation), dan hal penting yang harus ditunjukan adalah program sudah mengimplementasikan pendidikan berbasis luaran (Outcome Based Education/OBE) dengan menunjukan evaluasi ketercapaian luaran program (Program outcome) dan institusi menunjukan komitmennya dalam memfasilitasi implementasi OBE.

Baca : Pendaftaran SBMPTN 2018, Jadwal Ujian SBMPTN, Hingga Pengumuman SBMPTN 2018

Prof. Indra Wijaya Kusuma, M.B.A., Kepala Kantor Jaminan Mutu UGM, mengatakan persiapan program studi untuk bisa mengajukan akreditasi ASIIN sudah dimulai sejak tahun 2015, dengan mengimplementasikan sistem pendidikan berbasis luaran (OBE) sehingga banyak sekali perubahan yang dilakukan terutama dalam desain kurikulum dan proses asesmen hasil pembelajaran. Proses penyusunan dokumen aplikasi dilakukan selama tahun 2016, aplikasi akreditasi telah dilaksanakan pada awal tahun 2017, mengumpulkan dokumen pada awal Juli, dan visitasi pada November 2017 serta pengumuman hasil akreditasi pada pertengahan April 2018. Hampir tiga tahun setengah prodi didukung fakultas dan dikoordinir oleh Kantor Jaminan Mutu telah bekerja keras melalui semua tahapan proses akreditasi tersebut.

“Dengan hasil ini diharapkan peningkatkan mutu bidang pendidikan, kesesuaian dan pengakuan internasional, akuntabilitas kepada masyarakat, memperkuat implemenasi OBE dan pencapaian target UGM dalam rangka merealisasikan visi UGM sebagai perguruan tinggi pelopor kelas dunia,” papar Indra

Sementara itu, dengan diraihnya akreditasi internasional ASIIN untuk Prodi S1 Matematika, Ilmu komputer dan Statistika menunjukkan bahwa kualitas pendidikan dan pengajaran di FMIPA UGM sudah memenuhi standar internasional. Wakil Dekan Bidang Akademik dan Kemahasiswaan FMIPA, Dr. rer.nat. Nurul Hidayat Aprilita, M.Si., mengatakan sebelumnya di tahun 2013 Prodi S1 Kimia juga telah mendapatkan akreditasi internasional RSC dan tahun ini akan reakreditasi.

Baca : UNP Buka Kelas Internasional di Tahun 2018, Tertarik Gabung?

“FMIPA akan terus melakukan perbaikan proses pendidikan dan pengajaran untuk mempertahankan akreditasi internasional dan juga meningkatkan kerja sama internasional, misalnya dalam bentuk dual/double program, student exchange, dan research exchange. Prodi S1 Elektronika dan Instrumentasi serta S2 Ilmu komputer juga sedang menyiapkan akreditasi internasional ASIIN,” kata Nurul.

Dekan Fakultas Biologi, Dr. Budi Setiadi Daryono, M.Agr.Sc., mengatakan hasil akreditasi ini tidak hanya menjadi salah satu kunci indikator performa, tetapi juga menjadi fondasi dan motivasi bagi Fakultas Biologi menjadi center of excellence khususnya di bidang Biologi Tropika di dunia.

Hal senada juga diungkapkan, Dekan Fakultas Peternakan UGM, Prof. Dr. Ir. Ali Agus, DAA., DEA., menilai hasil akreditasi ini merupakan bentuk pengakuan internasional terhadap terobosan yang dilakukan Fakultas Peternakan. Terobosan yang dilakukan Fakultas Peternakan, imbuh Ali, diharapkan akan membawa fakultas sebagai center of excellence ternak tropis.

“Makanya kita ada Lembu Gama dll. Dan untuk ke sana butuh ilmu, teknologi, manajerial, dan kepemimpinan. Itu sudah kita bekali pula ke mahasiswa,”kata Ali Agus.

Source : UGM

Submit your review
1
2
3
4
5
Submit
     
Cancel

Create your own review

Average rating:  
 0 reviews
linecolor

    






Artikel Terkait