1. Beranda
  2. Artikel
  3. Berita Kampus
  4. Pendaftaran SBMPTN Segera Ditutup 5 Mei Mendatang!

Kategori

Pendaftaran SBMPTN Segera Ditutup 5 Mei Mendatang!

Pendaftaran SBMPTN Segera Ditutup 5 Mei Mendatang!

Rating: 1 - out of 5stars
03 Mei 2017 0 Komentar
Penulis:

Sudah daftar SBMPTN 2017? Jika belum, yuk buruan daftar karena masa pendaftaran online segera ditutup tanggal 5 Mei 2017. Adapun total daya tampung yang dipersiapkan di jalur ini sebanyak 128.244 kursi yang tersebar di 85 PTN. Sebaiknya kamu tak perlu menunggu hingga batas akhir pendaftaran, karena kebanyakan calon mahasiswa ini memutuskan untuk mendaftar di akhir-akhir penutupan. Ditakutkan, pendaftar tersebut akan mengalami kesulitan, lantaran website tidak dapat diakses. Alangkah baiknya kamu coba mendaftar dua hari sebelum penutupan ya!. Pendaftaran bisa diakses di laman https://pendaftaran.sbmptn.ac.id/awal.php.

Ketua Panitia Pusat SBMPTN 2017 Ravik Karsidi mengimbau, siswa yang tidak lulus Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) segera mendaftar ke panitia lokal kampus tujuan. Pasalnya, panitia pusat tidak akan menambah waktu pendaftaran. “Daftar SBMPTN hanya sampai 5 Mei dan yang tak diterima SNMPTN lebih baik segera mendaftar jangan ditunda tunda,” ucap Ravik di Kantor Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi, Jakarta, Kamis, 27 April 2017.


Setelah selesai mendaftar, silakan cetak kartu peserta yang harus kamu bawa saat pelaksanaan ujian tulis dan keterampilan, yang digelar serentak pada 16-18 Mei 2017. Maksimalkan ujian tulis dan dapatkan nilai terbaik saat pengumuman kelulusan yang digelar pada 13 Juni 2017. Apa saja persiapan yang diperlukan saat tes SBMPTN? (Baca: 3 Jenis Soal SBMPTN Yang Harus Kamu Taklukan!)

Tahun ini, ada sebanyak 2.954 program studi yang siap menampung calon mahasiswa SBMPTN 2017. Sebanyak 1.663 program studi berbasis sains, sedangkan 1.391 lainnya untuk jurusan sosial dan hukum. Menurut Ravik, jurusan sains menyediakan 63.685 kursi dan 64.559 kursi untuk program studi sosial dan hukum. “Kuota untuk setiap kampus berbeda-beda, tergantung kapasitas gedung dan kebijakan rektor masing-masing,” ujarnya.

Ravik pun menegaskan, jika peserta SBMPTN jangan coba-coba curang saat proses seleksi dalam bentuk apapun, termasuk membayar joki ujian. Panitia telah merancang sistem canggih yang mampu mendeteksi kecurangan tersebut. Bagi yang terbukti melakukan kecurangan, panitia akan langsung mencoret siswa yang berbuat curang dan melaporkan joki ke pihak penegak hukum.

“Jika ada yang menawarkan ada joki atau mengaku bisa menjamin lulus ujian, jangan percaya. Termasuk jaminan dari pejabat atau lainnya, itu tak akan berguna” ucapnya.

Baca juga: Informasi Jadwal Seleksi Mandiri PTN 2017 Terbaru!

Direktur Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan Kemenristekdikti Intan Ahmad menambahkan, upaya memanipulasi proses ujian SBMPTN selalu ada setiap tahun. Kendati demikian, pihak panitia pusat dan lokal selalu bisa mendeteksi sehingga menganulir hasil nilai ujian yang dilakukan joki. Menurut dia, rektor memiliki wewenang penuh dalam menetapkan standar nilai SBMPTN.

“Praktik perjokian pasti ketahuan,” ujarnya.

Mantan Koordinator Seleksi Masuk Universitas Padjadjaran 2016, Denie Heriadi menuturkan, praktik perjokian masih rawan terjadi di semua perguruan tinggi. Menurut dia, panitia tak bisa bergerak sendiri untuk memberantas kecurangan tersebut. Perlu dukungan dari masyarakat termasuk pihak penegak hukum.

“Penipuan seperti itu setiap tahun terus terjadi. Bahkan, tahun lalu ada korban yang tertipu hingga Rp 400 juta. Dan itu saya kira bukan hanya terjadi di Unpad, hampir di semua kampus,” ujar Denie.

Simak tutorial pendaftaran SBMPTN di sini:

Submit your review
1
2
3
4
5
Submit
     
Cancel

Create your own review

Average rating:  
 0 reviews
Loading...
linecolor

    






Artikel Terkait