1. Beranda
  2. Artikel
  3. Berita Kampus
  4. Vokasi UI Siapkan Tenaga Kerja Siap Pakai Sesuai Kebutuhan Industri

Kategori

Vokasi UI Siapkan Tenaga Kerja Siap Pakai Sesuai Kebutuhan Industri

Vokasi UI Siapkan Tenaga Kerja Siap Pakai Sesuai Kebutuhan Industri

Rating: 1 - out of 5stars
03 Agustus 2017 0 Komentar
Penulis:

Program Pendidikan Vokasi Universitas Indonesia (UI) kembali menyelenggarakan konferensi internasional, yang diikuti oleh 87 riset terbaik dari berbagai perguruan tinggi di dalam maupun luar negeri. Setelah sukses menyelenggarakan konferensi pertama, “The 1st International Conference of Vocational Higher Education (ICVHE)”, kini vokasi UI menyelenggarakan “The 2nd International Conference of Vocational Higher Education (ICVHE)” pada 27 – 29 Juli 2017 di Sanur Paradise Hotel, Bali.

Konferensi dibuka oleh Rektor Universitas Indonesia Prof. Dr. Ir Muammad Anis, M.Met yang didampingi oleh Direktur Program Vokasi UI Prof. Dr. Ir. Sigit Pranowo Hadiwardoyo, DEA. Dalam Kesempatan ini hadir pula Drs. Bambang Satrio Lelono, MAp, selaku Dirjen Pembinaan Pelatihan dan Produktivitas yang mewakili Menteri Tenaga Kerja Republik Indonesia, Presiden Direktur PT Agung Podomoro, Cosmas Batubara yang membawakan sambutan inti (keynote speech) di hari pertama saat Gala Dinner. Pada hari kedua, Dr. Tony Chalkley, Deakin University Australia juga akan memberikan keynote speech sebelum paralel presentation session di mulai.


Adapun tema yang diangkat tahun ini “The Importance on Advancing Vocational Education to Meet Contemporary Labor Demands”. Direktur Program Pendidikan Vokasi UI, Sigit Pranowo Hadiwardoyo mengatakan pendidikan vokasi di Indonesia siap menjawab tantangan kebutuhan tenaga kerja saat ini.

“Program Pendidikan Vokasi UI mendukung pemerintah mempersiapkan tenaga kerja siap pakai yang sesuai dengan kebutuhan industri,” ungkap Sigit, Jumat (28/7).

Pendidikan Tinggi Vokasi, kata Sigit tidak terbatas pada bidang manufaktur, namun juga multibidang, seperti humaniora, kesehatan, dan keuangan. Pendidikan Tinggi Vokasi UI berupaya memperkuat lulusannya dengan sertifikasi profesi dan kurikulum mumpuni.

UI bersama perguruan tinggi lain yang tergabung dalam Forum Pendidikan Tinggi Vokasi Indonesia (FPTVI) mencoba meningkatkan kualitas pendidikan vokasi dalam negeri. Sigit mencontohkan masih banyak program diploma diperlakukan seperti pendidikan sambilan yang menempel ke program akademik.

Prinsip pendidikan vokasi adalah 30-40 persen teori, 60-70 persen praktik. Sebuah mata kuliah terdiri dari tiga satuan kredit semester (SKS), maka kurikulumnya disusun 50 menit teori dan 340 menit praktik. Ini berarti satu mata kuliah diselesaikan tujuh jam per pekan, berbeda dengan mata kuliah di program akademik sarjana.

Ini yang bisa membuat pendidikan vokasi diploma tak bisa pindah jalur lagi ke S1 sebab lulusannya lebih matang. Sigit mengatakan aturan ini sudah jelas, tinggal menjalankannya.

Baca: Tingkatkan Kualitas, Kemenristekdikti Rombak Total Kurikulum Politeknik dan Akademi

Direktur Jenderal Pembinaan Pelatihan dan Produktivitas di Kementerian Tenaga Kerja, Bambang Satrio Lelono mengatakan pembangunan SDM sangat penting dalam pengembangan bangsa. Langkah yang bisa dilakukan lembaga dan program pendidikan adalah menyesuaikan kurikulum pendidikan dengan kebutuhan pasar.

Data Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi menunjukkan Indonesia setiap tahunnya mencetak sekitar 750 ribu lulusan pendidikan tinggi. Mereka siap masuk pasar kerja, sehingga perlu menjadi lulusan yang kuat dan relevan secara substansi.

Baca: Pendaftaran SIMAK S1 Ekstensi & Paralel Lulusan D3 Universitas Indonesia Dibuka!

“Kurikulum dan proses belajar mengajar dirancang dan didesain sesuai kondisi riil sosial masyarakat saat ini,” katanya.

Bambang mencontohkan manajer hotel berbintang di Indonesia mempunyai tugas relatif sama dengan manajer hotel berbintang di Malaysia, Singapura, dan negara-negara Eropa. Ini membuat lulusan perlu mendapatkan pengalaman di bidang teknologi dan pola kerja relatif sama untuk sebuah jabatan.

Submit your review
1
2
3
4
5
Submit
     
Cancel

Create your own review

Average rating:  
 0 reviews
Loading...
linecolor

    






Artikel Terkait