1. Beranda
  2. Artikel
  3. Tips Kuliah
  4. Ini Perbedaan Seleksi Masuk PTN Tahun 2019

Kategori

Ini Perbedaan Seleksi Masuk PTN Tahun 2019

Ini Perbedaan Seleksi Masuk PTN Tahun 2019

Rating: 1 - out of 5stars
29 Oktober 2018 0 Komentar
Penulis:

Kebijakan baru terkait Seleksi Masuk Perguruan Tinggi Negeri (PTN) tahun 2019 resmi ditetapkan oleh Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti). Adapun kebijakan yang diambil terkait proses seleksi yang berstandar nasional dengan mengacu pada prinsip adil, transparan, fleksibel, efesien, akuntabel serta sesuai perkembangan teknologi informasi di era digital.

Apakah ada perbedaan proses seleksi masuk dengan tahun-tahun sebelumnya?


Mengenai berbagai kebijakan itu, Rektor UNAIR Prof. Nasih sebagaimana dilansir dari laman resmi Unair mengatakan bahwa pada prinsipnya, aturan mengenai proses seleksi antara tahun 2018 dengan 2019 tidak jauh beda. Tetap melalui tiga jalur, yakni Jalur Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN), Jalur Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN), dan Jalur Seleksi Mandiri. Untuk Jalur Seleksi Mandiri dikembalikan kepada kebijakan masing-masing kampus, apakah mau diadakan atau tidak.

Baca: Tahun Depan, Tes SBMPTN Berbasis Cetak Dihapus!

“Hanya saja, untuk Jalur Seleksi SBMPTN 2019 ini nantinya menggunakan satu metode tes, yaitu Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK). Tidak ada lagi tes yang menggunakan kertas,” ungkapnya.

“Kalau dulu calon mahasiswa mendaftar dengan proses full terlebih dahulu, termasuk memilih program studi. Tahun ini, calon masiswa yang akan melamar diberikan kesempatan untuk mengikuti tes terlebih dahulu,” imbuhnya.

Selanjutnya, Prof. Nasih juga menambahkan bahwa tes yang dilakukan di awal ini akan dibagi ke dalam berbagai gelombang dengan waktu yang sama. Kemungkinan akan ada dua belas kali tes. Dalam kurun waktu kurang lebih dua bulan setiap hari Sabtu dan Minggu.

“Jadi tidak ada pengumpulan massa dalam waktu yang bersamaan,” tegasnya.

Usai melakukan ujian, imbuhnya, peserta memasuki tahap selanjutnya dengan memilih jurusan yang ingin dimasuki. Dulu satu hari dilakukan sehari dengan bersama-sama dan setelah siswa memilih jurusan.

Baca: UNY Siap Laksanakan SBMPTN Berbasis Komputer

“Kini bedanya di situ. Hanya saja untuk waktu pendaftarannya serentak,” imbuhnya.

Dengan mengetahui hasil nilai, menurut Prof. Nasih, maka calon mahasiswa bisa mengukur hasil nilai dengan program studi yang akan dipilih. Mengenai lokasi ujian, Prof. Nasih mengatakan bahwa ujian akan dilaksanakan di seluruh PTN di Indonesia.

“Hanya, tahun 2019 tidak ada sistem Panitia Lokal lagi, semua akan terpusat oleh Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT),” tuturnya.

Perihal kuota pada masing-masing jalur, Prof. Nasih menambahkan bahwa kuota UNAIR tidak akan jauh berbeda dengan tahun sebelumnya. Hanya saja aturan tahun ini untuk SNMPTN minimal 20%, SBMPTN minimal 40%, Mandiri maksimal 30%.

Sumber https://www.unair.ac.id/

Submit your review
1
2
3
4
5
Submit
     
Cancel

Create your own review

Average rating:  
 0 reviews
Loading...
linecolor

    






Artikel Terkait