1. Beranda
  2. Artikel
  3. Berita Kampus
  4. Jadi Wisudawan Terbaik, Wahyu Setyo Prabowo Jaga Galon Air Demi Kuliah

Kategori

Jadi Wisudawan Terbaik, Wahyu Setyo Prabowo Jaga Galon Air Demi Kuliah

Jadi Wisudawan Terbaik, Wahyu Setyo Prabowo Jaga Galon Air Demi Kuliah

Rating: 5.0 - out of 5stars
29 Desember 2016 1 Komentar
Penulis:

Wahyu Setyo Prabowo, mahasiswa Akademi Manajemen Informatika (AMIK) BSI berhasil menjadi wisudawan terbaik periode ini. Wisudawan terbaik strata DIII di AMIK BSI ini kemudian diberikan beasiswa untuk melanjutkan studi ke jenjang S1 di Universitas BSI Bandung.

Bolak-balik Jogja-Purworejo untuk Kuliah

Sehari-hari, Wahyu bepergian bolak-balik Jogja-Purworejo. Meski terbilang jauh dan melelahkan, tapi ia tidak menyerah. Lelah dan letih tidak menjadi alasan untuknya berhenti melanjutkan pendidikan. Pemuda asli Purworejo ini membuktikan bahwa usaha dan pengorbanannya tidak sia-sia, dengan menjadi wisudawan terbaik AMIK BSI periode ini.

Jaga Galon Air demi bisa lanjut kuliah

Selain harus ‘ngelaju’ dari Purworejo-Jogja, Wahyu juga bekerja sambilan untuk mencukupi kebutuhan makan dan transportasi. Maklum, jarak Purworejo-Jogja bisa memakan bahan bakar yang lumayan besar. Karena itu, di tahun keduanya kuliah ia pernah bekerja menjaga galon air untuk mendapatkan tambahan uang.

Baca juga: Unik! Kampus UMM Tempel QR Code di Pohon-pohon

Pernah juga ia betul-betul tidak bisa membayar sesuatu tetapi tidak punya uang, hingga membuatnya hampir putus asa dan ingin berhenti kuliah. Namun, pada akhirnya ia meyakinkan diri bahwa hidup akan lebih baik jika ia terus kuliah.

Terlahir dari Anak Petani dan Ibu Rumah Tangga

Wahyu lahir dari pasangan Mulyono dan Mujiyati, ayahnya berprofesi sebagai petani dan ibunya adalah seorang ibu rumah tangga. Wahyu merupakan anak tertua dari 3 bersaudara, satu adiknya duduk di bangku sekolah dan satu lagi belum bersekolah.

Tolak Tawaran Beasiswa, Pilih Bekerja demi Keluarga

Kendati lulus sebagai wisudawan terbaik dan mendapatkan beasiswa untuk kuliah S1 di Bandung, Wahyu ingin bekerja terlebih dahulu agar bisa membantu keluarganya. Apalagi kondisinya sebagai anak tertua, dengan tanggungan pendidikan untuk kedua adiknya yang harus ia perhatikan juga.

Baca juga: Mau Studi ke Belgia Gratis? Yuk Ikut Beasiswa Ini

Pemuda kelahiran Purworejo ini juga menuturkan bahwa kuliah tidak hanya untuk kalangan atas. Tak peduli terlahir dari keluarga apa, siapapun bisa kuliah asalkan berusaha. Jika mau, ada banyak beasiswa tersedia untuk mereka yang benar-benar tidak mampu. Dengan demikian, biaya seharusnya tidak menjadi alasan untuk tidak memperoleh pendidikan lebih baik.

Submit your review
1
2
3
4
5
Submit
     
Cancel

Create your own review

Average rating:  
 1 reviews
by Dewandaru on Ayo Kuliah

kisah yang so inspiring. semoga anak anak muda sekarang banyak yang mencontohnya.

linecolor

    






Artikel Terkait