1. Beranda
  2. Artikel
  3. Berita Kampus
  4. Tim UGM Borong Juara Kompetisi Kesehatan Nasional

Kategori

Tim UGM Borong Juara Kompetisi Kesehatan Nasional

Tim UGM Borong Juara Kompetisi Kesehatan Nasional

Rating: 0.0 - out of 5stars
27 Februari 2017 0 Komentar
Penulis:

Mahasiswa Universitas Gadjah Mada (UGM) berhasil memborong juara dalam kompetisi ilmiah kesehatan tingkat nasional. Pada lomba Scientific Atmosphere (SA) ke-10, tim Mahasiswa Fakultas Kedokteran (FK) UGM berhasil menyabet tiga juara. Sedangkan dalam Bali Health Student Conference (BHSC), yang diselenggarakan di Universitas Udayana, Bali pada 16-19 Februari 2017.

Dalam kompetisi SA, delegasi UGM meraih juara 1 kategori video edukasi publik yang diusung tim Departemen Keperawatan, yaitu Arif Abdur Rohman, Evita Dwi Nastiti, dan Rasyid Herlambang Wicaksono. Lalu juara 2 video edukasi publik diraih tim yang terdiri dari Annisa Nurul PS, Kamila Muyasarah, dan Avina Alawya dari Departemen Pendidikan Dokter. Tim UMG juga kembali sukses menyabet juara 1 kategori poster publik yang diwakili oleh mahasiswa Departemen Pendidikan Dokter, Putri Raudina Alifah dan Annisa Nurul PS.

Baca Juga : Mahasiswa UGM Raih Juara di Deloitte Tax Challenge 2017

Selama kompetisi, tim UGM harus bersaing dengan 250 tim dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia. Sementara itu, dari kompetisi BHSC tim UGM berhasil menyabet dua penghargaan dengan mengajukan karya tulis berjudul “Hubungan Faktor-faktor Nongenetik dengan Kejadian Alergi Obat Nevirapine pada Penderita HIV”. Delegasi UGM berhasil meraih dua penghargaan, yaitu best abstract dan runner up oral presentation cabang klinis. Kedua penghargaan itu diraih oleh tim yang beranggotakan Rahmadani Puji Lestari dan Patria Aditya Arimukti dari Departemen Pendidikan Dokter.

Arif Abdur Rohman mengatakan, kompetisi terbagi dalam dua babak, yakni penyisihan dan final. Pada babak penyisihan para peserta diminta untuk mengirimkan video maupun karya tulis ilmiah. Kemudian, 55 karya terbaik, yaitu 35 tim kompetisi SA dan 20 tim kompetisi BHSC dipilih untuk maju ke final untuk mempresentasikan karyanya.

“Ada 5 tim dari UGM yang lolos ke final, dan empat di antaranya berhasil membawa pulang juara,” tuturnya disitat dari laman resmi UGM, Senin (27/2/2017).

Lebih lanjut Arif menjelaskan, dalam kompetisi itu timnya mengajukan video edukasi terkait kanker serviks. Melalui video itu mereka berusaha mengajak masyarakat untuk meningkatkan kesadaran deteksi dini kanker serviks. Selain itu, menghindari dan mencegah faktor risikonya melalui “6 S”, yaitu stop merokok, siap usia nikah, setia pada pasangan, sadar KB, selalu cek kesehatan, serta suntik vaksin HPV.

Baca Juga : Sisik Gurami Antar Mahasiswa UGM Raih Penghargaan Tingkat ASEAN

“Kanker serviks merupakan penyakit kanker terbanyak kedua setelah kanker payudara yang banyak menyerang perempuan Indonesia,” ucapnya.

Melalui video ini, timnya mengajukan video edukasi terkait kanker serviks. Mereka berusaha mengajak masyarakat untuk meningkatkan kesadaran deteksi dini kanker serviks. Arief mengaku bangga atas prestasi yang diraih delegasi UGM dalam kompetisi kali ini. Usaha dan kerja keras tim UGM dapat membuahkan hasil yang maksimal.

“Bersyukur sekali delegasi FK UGM mampu menyumbangkan sejumlah prestasi yang membanggakan UGM. Harapannya capaian ini bisa semakin memotivasi kami untuk terus berprestasi di berbagai kompetisi lainnya,” pungkasnya.

Submit your review
1
2
3
4
5
Submit
     
Cancel

Create your own review

linecolor

    






Artikel Terkait