1. Beranda
  2. Artikel
  3. Berita Kampus
  4. “ALAKANTUK” Temuan Unik Karya Mahasiswa Universitas Brawijaya

Kategori

“ALAKANTUK” Temuan Unik Karya Mahasiswa Universitas Brawijaya

“ALAKANTUK” Temuan Unik Karya Mahasiswa Universitas Brawijaya

Rating: 1 - out of 5stars
23 Juni 2017 0 Komentar
Penulis:

ALAKANTUK (Alas Duduk Anti Kantuk) merupakan salah satu hasil temuan unik dari tiga mahasiswa jurusan Teknik Mesin Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya. Ketiga penemunya ialah Wahyu Tasry Naufal, Asri Anjasari, dan Prayoga Bintang Primawan. Mereka mengatakan jika ALAKANTUK diciptakan karena tingginya tingkat kecelakaan di Indonesia yang disebabkan karena faktor manusia yaitu mengantuk. ALAKANTUK sendiri merupakan inovasi alas duduk yang mampu meningkatkan detak jantung manusia melalui getaran.

Cara Kerja


Adapun cara kerja ALAKANTUK berawal dari sensor detak jantung yang terpasang di pergelangan tangan. Ketika detak jantung terbaca di bawah angka normal, maka alas duduk bisa menciptakan getaran yang memicu detak jantung kembali meningkat.

Baca: Mahasiswa USU Bikin Alat Pendeteksi Diabetes

Alat yang bisa digunakan ketika berkendara tersebut, terdiri dari beberapa komponen yaitu alas duduk dan gelang. Di dalam alas duduk terdapat komponen elektronik berupa penggetar. Sementara itu, pada gelang terdapat sensor detak jantung. Alat inipun bisa digunakan saat kegiatan perkuliahan berlangsung lho!.

alakantuk-temuan-unik-karya-mahasiswa-universitas-brawijaya

“Ketika bergetar maka detak jantung meningkat, aliran darah juga meningkat sehingga jadi lebih fokus dalam berkendara. Selain itu, jika mengantuk pada saat kuliah dengan getaran tersebut bisa lebih berkonsentrasi dalam menerima pelajaran dari dosen,” kata Prayoga.

ALAKANTUK merupakan solusi yang tepat bagi para sopir kendaraan beroda empat yang memiliki jam kerja lebih dari 12 jam perhari. ALAKANTUK ini bisa digunakan tiga sampai empat jam per hari secara terus-menerus, dan memudahkan para pengguna di kondisi yang darurat. Penggunaan ALAKANTUK yang cukup mudah yaitu dengan memasang komponen – komponen pada tubuh, menjadikan alat tersebut bisa diterima di masyarakat secara luas.

“Alas tersebut sudah di uji cobakan pada teman teman di kampus. Teman-teman banyak memberikan respon positif karena bisa membuat teman-teman yang sudah tidur tidak mengantuk lagi,”kata Asri.

Asri menambahkan bahwa ALAKANTUK saat ini sedang dalam proses pengajuan Patent.

“Kami masih akan melakukan pengujian lebih lanjut dan masih memperbaiki desainnya agar lebih enak dipandang,’ kata Asri.

Baca: UI Kenalkan Produk Kecantikan “Belimbing Island”

ALAKANTUK merupakan inovasi mahasiswa yang diikutkan dalam Program Kreativitas Mahasiswa Karya Cipta (PKM KC). Alat ini berada di bawah bimbingan Haslinda Kusumaningsih, ST.,M.Eng.

Submit your review
1
2
3
4
5
Submit
     
Cancel

Create your own review

Average rating:  
 0 reviews
Loading...
linecolor

    






Artikel Terkait